UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU
Jurnal Ilmiah Syi'arJurnal Ilmiah Syi'arPenelitian ini mencoba mengungkap pemahaman sumber daya manusia Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) pada prinsip-prinsip dasar ekonomi syariah. Sebagai lembaga keuangan mikro syariah, KJKS akan menghadapi pelanggan Muslim harian dan sistem operasional yang menuntut pengetahuan dasar tentang ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode diskusi kelompok terarah (FGD) dengan target sampel 30 manajer KJKS di Kota Padang. Sampel diberikan 18 item pertanyaan pre-test terkait dengan dasar-dasar ekonomi Islam dengan pilihan ya atau tidak. Kami menemukan bahwa masalah utama adalah masih memahami konsep ekonomi Islam, di mana masih banyak manajer koperasi yang kurang pengetahuan. Penelitian menunjukkan bahwa 39% manajer tidak tahu dengan jelas bagaimana ekonomi Islam. Kami kemudian melakukan FGD dengan memberikan pemahaman tentang pemahaman ekonomi Islam dan keuangan syariah. Terlihat peningkatan dalam grafik persentase pemahaman manajer koperasi, yaitu 86% manajer mampu memahami dasar-dasar konsep ekonomi syariah dan keuangan syariah, sedangkan 14% lainnya tidak dapat memahami dengan benar.
Terdapat lima permasalahan utama yakni meluasnya sistem rentenir, sumber daya manusia yang kurang berkompeten, berkembangnya pesaing KJKS di tingkat mikro, dewan pengawas syariah yang belum memiliki sertifikat, dan masih terbatasnya kemampuan pengelola KJKS untuk memahamkan masyarakat berkaitan dengan akad dan transaksi syariah.Sejalan dengan problem yang ada bahwa masih rendahnya literasi masyarakat berkaitan dengan pengetahuan ekonomi syariah membuat pengembangan KJKS masih jalan ditempat.Banyak masyarakat menganggap sama antara konsep syariah dan konvensional.Setelah dilakukan FGD dengan memberikan sosialisasi pemahaman akan ekonomi Islam dan keuangan syariah dan pertanyaan yang sama yang telah diajukan terlihat kenaikan grafik persentase pemahaman pengelola koperasi, yakni 86% pengelola mampu untuk memahami bagaimana dasar-dasar konsep ekonomi syariah dan keuangan syariah, sedangkan 14% lainnya masih belum mampu untuk memahaminya dengan benar.
Penelitian paling awal dapat meneliti persepsi dan pengetahuan masyarakat tentang perbedaan prinsip transaksi syariah dengan konvensional melalui survei kuantitatif dan fokus grup, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan utama dalam penerimaan layanan KJKS. Selanjutnya, penelitian praktikum implementasi pelatihan berkelanjutan untuk pengelola KJKS dapat dievaluasi dengan desain eksperimental, mengukur peningkatan kompetensi dan dampaknya pada kinerja KJKS serta kepatuhan beroperasi terhadap fatwa DSN MUI. Terakhir, studi longitudinal komparatif antara KJKS yang memiliki dewan pengawas syariah bersertifikasi dan yang tidak dapat menghasilkan bukti empiris tentang pengaruh sertifikasi DPS terhadap efektivitas pengawasan dan tingkat kepatuhan syariah, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan regulator.
| File size | 298.1 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Pemindahan ibu kota negara menjadi isu kompleks yang melibatkan berbagai tantangan sosial, politik, ekonomi, dan ekologi, serta memerlukan evaluasi berkelanjutanPemindahan ibu kota negara menjadi isu kompleks yang melibatkan berbagai tantangan sosial, politik, ekonomi, dan ekologi, serta memerlukan evaluasi berkelanjutan
STIESTEKOMSTIESTEKOM Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Performance expectancy, effort expectancy, socialTeknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Performance expectancy, effort expectancy, social
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi notaris sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di era Revolusi IndustriPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi notaris sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di era Revolusi Industri
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Instrumen penelitian adalah kuisioner. Data yang terkumpul selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkatInstrumen penelitian adalah kuisioner. Data yang terkumpul selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat
UMPARUMPAR Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 47 pegawai negeri sipil yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Kuesioner digunakanDengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 47 pegawai negeri sipil yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Kuesioner digunakan
STIAMISTIAMI Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi kebijakan rekrutmen pegawai negeri sipil dalam jabatan fungsional belum berjalan dengan baik, dimana terdapatHasil penelitian ditemukan bahwa implementasi kebijakan rekrutmen pegawai negeri sipil dalam jabatan fungsional belum berjalan dengan baik, dimana terdapat
STEKOMSTEKOM Penelitian ini mendukung temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan pengaruh positif kompensasi, kompetensi, dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional.Penelitian ini mendukung temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan pengaruh positif kompensasi, kompetensi, dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional.
LASIGOLASIGO Birokrat yang memiliki mesin jaring sosial yang kuat mampu untuk meraup suara di lingkungan masing-masing, apalagi para birokrat senior tersebut adalahBirokrat yang memiliki mesin jaring sosial yang kuat mampu untuk meraup suara di lingkungan masing-masing, apalagi para birokrat senior tersebut adalah
Useful /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Dari hasil penelitian ini didapatkan variabel kemudahan (X1), kepercayaan (X2), persepsi akan resiko (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusanDari hasil penelitian ini didapatkan variabel kemudahan (X1), kepercayaan (X2), persepsi akan resiko (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
MORIPUBLISHINGMORIPUBLISHING faktor‑faktor tersebut saling terkait membentuk sistem kompleks sehingga perbaikan parsial tidak cukup untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan.faktor‑faktor tersebut saling terkait membentuk sistem kompleks sehingga perbaikan parsial tidak cukup untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
UMPARUMPAR Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan seluruh populasi sebanyak 40 pegawai sebagai responden melalui teknik purposive sampling,Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan seluruh populasi sebanyak 40 pegawai sebagai responden melalui teknik purposive sampling,
UBBUBB Dengan menggunakan penelitian doktrinal dengan pendekatan konsep dan undang-undang, tulisan ini hendak menganalisis probabilitas penggunaan prinsip netralitasDengan menggunakan penelitian doktrinal dengan pendekatan konsep dan undang-undang, tulisan ini hendak menganalisis probabilitas penggunaan prinsip netralitas