UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Keluarga terjadi karena ikatan pernikahan yang terdiri dari ayah, ibu dan anggota lainnya. Setiap individu memiliki impian keluarga yang harmonis. Namun, kenyataannya tidak semua keluarga memiliki keluarga yang harmonis. Penyebab keluarga yang tidak harmonis terjadi karena perpisahan, apakah karena perceraian atau karena kematian salah satu orang tua. Perpisahan karena perceraian atau kematian dapat berdampak terhadap pola komunikasi keluarga, terutama kepada anak di usia remaja. Keluarga memegang peranan penting dalam pembentukan rasa percaya diri pada remaja. Kepercayaan diri pada remaja yang berasal dari keluarga tidak harmonis cenderung memiliki rasa percaya diri (self-esteem) yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola komunikasi orang tua tunggal terhadap kepercayaan diri remaja. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner terhadap remaja berusia 18-21 tahun yang memiliki orang tua tunggal di Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru dengan jumlah sampel 240. Menggunakan rumus slovin dengan pengukuran skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan pola komunikasi yang dibangun oleh orang tua tunggal adalah pola komunikasi authoritative (demokratis). Hubungan pola komunikasi dengan kepercayaan diri remaja memiliki signifikasi dan hubungan positif sehingga pola komunikasi orang tua tunggal memiliki pengaruh terhadap kepercayaan diri remaja.

Berdasarkan hasil analisis data, menunjukan variabel pola komunikasi orang tua tunggal berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepercayaan diri remaja.Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang baik pada pola komunikasi orang tua tunggal terhadap rasa percaya diri remaja.Hubungan yang positif terjalin jika semakin tinggi pola komunikasi orang tua tunggal maka akan semakin tinggi rasa kepercayaan diri remaja.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara pola komunikasi orang tua tunggal dan pola komunikasi orang tua lengkap, serta dampak masing-masing pola terhadap kepercayaan diri remaja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja dari keluarga broken home. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran orang tua tunggal dalam membentuk karakter dan identitas diri remaja, serta bagaimana mereka dapat mendukung perkembangan kepribadian remaja secara positif.

Read online
File size327.82 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test