YBLIYBLI

Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian MasyarakatJurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menuntut adanya solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, salah satunya melalui teknik budidaya hidroponik. Budidaya hidroponik menawarkan banyak keunggulan, termasuk produksi tanaman per satuan luas yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat, efisiensi penggunaan air dan pupuk, kontrol optimal terhadap nutrisi dan pH, serta independensi dari kondisi iklim/cuaca. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Pertanian UNSRAT. Iptek yang diterapkan meliputi: (1) pengenalan sistem pertanian perkotaan berwawasan lingkungan dengan hidroponik; (2) pelatihan praktik langsung teknik budidaya, mencakup penggunaan alat ukur (pH meter dan TDS meter), penyiapan nutrisi AB Mix, persemaian, pindah tanam, pemeliharaan, hingga panen dan pasca panen (pengemasan produk). Metode pelaksanaan mencakup: (1) penyuluhan dan pelatihan, (2) pembuatan demplot percontohan instalasi hidroponik, (3) pendampingan intensif dari persemaian hingga panen, dan (4) monitoring dan evaluasi untuk mengukur keberlanjutan. Hasil kegiatan diharapkan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sehingga mampu menerapkan budidaya hidroponik secara mandiri sebagai upaya pemenuhan pangan sehat keluarga.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan teknik budidaya hidroponik kepada kelompok Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT telah berhasil mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi teknis mitra dalam mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan.Pelaksanaan pelatihan praktik langsung menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan rata-rata sebesar 50.Budidaya hidroponik sebagai solusi pangan dan lingkungan, program ini efektif memperkenalkan hidroponik sebagai solusi praktis untuk ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan produk sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia yang berdampak terhadap kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di perkotaan, dengan mempertimbangkan faktor biaya, kemudahan implementasi, dan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi AB Mix yang lebih optimal untuk tanaman sayuran lokal, dengan memperhatikan ketersediaan bahan baku dan dampak lingkungan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi integrasi sistem hidroponik dengan teknologi smart farming, seperti sensor kelembaban dan pH, serta sistem otomatisasi penyiraman dan pemberian nutrisi, untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja.

Read online
File size211.6 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test