UNINDRAUNINDRA

JABE (Journal of Applied Business and Economic)JABE (Journal of Applied Business and Economic)

Penelitian ini berlatar belakang pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur berdasarkan besaran pertumbuhan produk domestic regional bruto cenderung mengalami penurunan sebesar -2,38% dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor apa saja yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. Metode analisis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect menggunakan bantuan software aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh indeks pembangunan manusia, tingkat kemiskinan dan pengeluaran konsumsi rumah tangga, Sedangkan variabel tingkat pengangguran, pendapan asli daerah dan belanja pemerintah dalam penelitian tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dari tahun 2014 hingga 2020 dipengaruhi oleh indeks pembangunan manusia, tingkat kemiskinan, dan pengeluaran konsumsi rumah tangga.Indeks pembangunan manusia dan pengeluaran konsumsi rumah tangga memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat kemiskinan memiliki hubungan negatif.Variabel tingkat pengangguran, pendapatan asli daerah, dan belanja pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan terhadap penurunan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, mengingat bahwa kemiskinan terbukti berdampak negatif pada pertumbuhan. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengapa belanja pemerintah dan pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, apakah karena alokasi anggaran yang kurang tepat sasaran atau karena efisiensi penyerapan yang rendah. Ketiga, penting untuk meneliti dinamika konsumsi rumah tangga non-makanan secara lebih mendalam, khususnya sektor mana yang paling mendorong pertumbuhan ekonomi, agar kebijakan ekonomi dapat difokuskan pada dorongan konsumsi yang produktif. Penelitian lanjutan yang menggabungkan variabel kualitas pengeluaran pemerintah dan disektor strategis, serta membandingkan efektivitas program pengentasan kemiskinan antardaerah, dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai determinan pertumbuhan ekonomi. Temuan dari penelitian-penelitian tersebut dapat membantu pemerintah daerah merancang kebijakan yang lebih tepat guna dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.

Read online
File size430.93 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test