UNIKUUNIKU

Prosiding FahutanProsiding Fahutan

DAS Sekampung merupakan DAS prioritas 1 di Provinsi Lampung yang penting untuk diperhatikan dan diperbaiki kualitas tata air serta penggunaan lahannya, terutama pada daerah hulunya. Dampak perubahan penggunaan lahan pada DAS Sekampung Hulu yaitu terjadinya erosi, karenanya pendugaan nilai besaran erosi penting dilakukan untuk menentukan rencana perbaikan penggunaan lahan/ rehabilitasi hutan dan lahan.

Berdasarkan analisis dengan aplikasi ArcGis menggunakan persamaan USLE diperoleh nilai jumlah erosi total di Sub DAS Sekampung Hulu yaitu sebesar 7.279,61 ton/tahun, kemudian erosi rata-ratanya sebesar 91,48 ton/ha/tahun.Sedangkan erosi rata-rata pada setiap satuan penggunaan lahan yaitu, belukar sebesar 49,15 ton/ha/tahun, hutan lahan kering sekunder 5,39 ton/ha/tahun, pemukiman 223,29 ton/ha/tahun, pertanian lahan kering 509,52 ton/ha/tahun, pertanian lahan kering campur 143,46 ton/ha/tahun, sawah 5,08 ton/ha/tahun.

Perlu dilakukan upaya konservasi tanah dan air di DAS Sekampung Hulu untuk mengurangi erosi, seperti penanaman vegetasi penutup tanah dan pengelolaan tanaman, serta pembuatan terasering pada lahan miring. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak perubahan penggunaan lahan pada DAS Sekampung Hulu dan pengembangan model pendugaan erosi yang lebih akurat. Oleh karena itu, perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan peneliti untuk mengembangkan strategi konservasi tanah dan air yang efektif dan berkelanjutan di DAS Sekampung Hulu.

  1. #cagar alam#cagar alam
  2. #analisis usaha#analisis usaha
Read online
File size449.1 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-Xl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test