UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan hambatan yang dihadapi oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perikanan (PPNSP) dalam pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perikanan di Kabupaten Buton. Dengan menggunakan metode penelitian hukum empiris, data diperoleh melalui wawancara langsung, menunjukkan bahwa pada tahun 2018 terdapat dua kasus penangkapan ikan destruktif dengan metode pemboman ikan, tiga kasus pada tahun 2019, yaitu satu kasus pemboman ikan dan dua kasus eksploitasi habitat laut yang dilindungi, sementara pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing terdapat dua kasus pemboman ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PPNS Perikanan meliputi pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana perikanan yang merusak kapal tanpa izin untuk kapal berukuran di atas 5 GT, eksploitasi habitat ikan yang dilindungi, serta kapal perikanan yang tidak layak berlayar. Tindak pidana perikanan yang terjadi meliputi praktik penangkapan ikan yang merusak sumber daya ikan dan habitat akuatik seperti pemboman ikan, pembiusan ikan, dan penggunaan racun sianida. Penegakan hukum selama pandemi Covid-19 dilakukan secara daring pada tahap pemeriksaan saksi atau tersangka melalui wawancara konferensi video, dengan syarat adanya Surat Panggilan berdasarkan Pasal 112 KUHAP. Hambatan yang dihadapi oleh PPNS Perikanan dipengaruhi oleh faktor internal berupa kurangnya kualitas dan kuantitas fasilitas dan infrastruktur pengawasan, sumber daya manusia, anggaran, serta penanganan barang bukti. Sedangkan faktor eksternal meliputi kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak pidana perikanan, kurangnya fasilitas pendukung bagi Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), serta lemahnya koordinasi antar lembaga penegak hukum.
Peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perikanan dan Pengawas Perikanan dalam mencegah serta menangani illegal fishing di wilayah pengelolaan perikanan Kabupaten Buton mencakup upaya pencegahan, penindakan, dan represif terhadap praktik perikanan ilegal seperti penangkapan ikan destruktif, kapal tanpa izin, dan eksploitasi habitat spesies yang dilindungi.Selama pandemi Covid-19, penegakan hukum dilakukan secara daring melalui pemeriksaan saksi atau tersangka via konferensi video dengan tetap mengacu pada prosedur hukum yang berlaku.Hambatan yang dihadapi meliputi faktor internal seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, anggaran, dan penanganan barang bukti, serta faktor eksternal seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sarana bagi Pokmaswas, dan koordinasi yang lemah antar lembaga penegak hukum.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pemeriksaan daring (online) terhadap saksi dan tersangka dalam tindak pidana perikanan selama dan pasca pandemi, untuk menilai apakah metode ini dapat diadopsi secara permanen guna meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas penegakan hukum di daerah terpencil. Kedua, penting untuk mengkaji penguatan peran Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) melalui penelitian tentang model pemberdayaan berbasis komunitas yang melibatkan peningkatan kapasitas, penyediaan sarana transportasi laut yang memadai, serta insentif berkelanjutan agar mereka mampu berperan aktif dalam deteksi dini dan pelaporan aktivitas illegal fishing. Ketiga, diperlukan penelitian mengenai integrasi sistem koordinasi antar lembaga penegak hukum perikanan—seperti PPNS, Polairud, TNI AL, dan Kejaksaan—dalam satu platform digital terpadu yang memungkinkan pertukaran data real-time, pelacakan kasus, dan penetapan alur penanganan bersama untuk meminimalkan tumpang tindih kewenangan dan mempercepat proses penyelesaian perkara. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun sistem penegakan hukum perikanan yang lebih responsif, kolaboratif, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Buton yang menghadapi tantangan geografis dan sumber daya yang terbatas.
- Study at home during the covid-19 pandemic as a legal protection for children's rights in Indonesia... ejournal.umm.ac.id/index.php/legality/article/view/12491Study at home during the covid 19 pandemic as a legal protection for childrens rights in Indonesia ejournal umm ac index php legality article view 12491
- Jurist-Diction. penegakan pencurian ikan wilayah ekonomi eksklusif zeei jurist diction article home current... doi.org/10.20473/jd.v1i2.11012Jurist Diction penegakan pencurian ikan wilayah ekonomi eksklusif zeei jurist diction article home current doi 10 20473 jd v1i2 11012
- Criminal & Civil Liability Related to Misuse of Illegal Fintech Customer Data During The Covid-19... ejournal.umm.ac.id/index.php/audito/article/view/19873Criminal Civil Liability Related to Misuse of Illegal Fintech Customer Data During The Covid 19 ejournal umm ac index php audito article view 19873
- "Latent Securitisation of Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fis" by Rage Taufika. latent... doi.org/10.7454/global.v22i1.488Latent Securitisation of Illegal Unreported and Unregulated IUU Fis by Rage Taufika latent doi 10 7454 global v22i1 488
| File size | 536.72 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Tujuan: Tujuan Penulisan ini untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game pada siswa SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda dengan kebersihan diri.Tujuan: Tujuan Penulisan ini untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game pada siswa SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda dengan kebersihan diri.
HTPHTP Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form yang diisi oleh setidaknya 100 pelanggan yan berkunjung setidaknya dua kali, kemudian dianalisisData dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form yang diisi oleh setidaknya 100 pelanggan yan berkunjung setidaknya dua kali, kemudian dianalisis
HTPHTP Kesimpulan: Usia, lama DM, kepatuhan pengobatan, kontrol gula darah dan stres merupakan faktor risiko komplikasi kronik DMT2, dengan stres sebagai faktorKesimpulan: Usia, lama DM, kepatuhan pengobatan, kontrol gula darah dan stres merupakan faktor risiko komplikasi kronik DMT2, dengan stres sebagai faktor
HTPHTP Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, terutama penyakit jantung. PerawatanHipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, terutama penyakit jantung. Perawatan
NEWINERANEWINERA Penelitian ini menggunakan pendekatan Statue dan Konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Informed Consent harus menjadi proses dari dokter menjelaskanPenelitian ini menggunakan pendekatan Statue dan Konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Informed Consent harus menjadi proses dari dokter menjelaskan
UNPARUNPAR Selanjutnya, akan dipaparkan perubahan-perubahan yang sudah dilakukan oleh PBB dalam memperbaiki kinerja organisasi. Terakhir, akan dipaparkan tantanganSelanjutnya, akan dipaparkan perubahan-perubahan yang sudah dilakukan oleh PBB dalam memperbaiki kinerja organisasi. Terakhir, akan dipaparkan tantangan
UNPARUNPAR Bentuk legalisasi Konvensi Jenewa 1949 mempunyai derajat legalisasi yang tergolong tinggi, yang artinya konvensi tersebut memiliki bentuk Hukum Keras.Bentuk legalisasi Konvensi Jenewa 1949 mempunyai derajat legalisasi yang tergolong tinggi, yang artinya konvensi tersebut memiliki bentuk Hukum Keras.
UNPARUNPAR Walau tampak agak prediktif, bahkan spekulatif, tulisan ini sepenuhnya bersifat deskriptif dengan mengandalkan argumentasi teoritis dan informasi yangWalau tampak agak prediktif, bahkan spekulatif, tulisan ini sepenuhnya bersifat deskriptif dengan mengandalkan argumentasi teoritis dan informasi yang
Useful /
HTPHTP Jenis sampling adalah quota sampling, dihitung dengan rumus Lemeshow didapatkan besar sampel 423. Instrument yang digunakan untuk mengukur stigma yaituJenis sampling adalah quota sampling, dihitung dengan rumus Lemeshow didapatkan besar sampel 423. Instrument yang digunakan untuk mengukur stigma yaitu
HTPHTP Terdapat hubungan signifikan antara faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat terhadap perilaku SADARI pada WUS di Puskesmas Padang Pasir.Terdapat hubungan signifikan antara faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat terhadap perilaku SADARI pada WUS di Puskesmas Padang Pasir.
HTPHTP Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji korelasi chi-square, serta multivariat (analisis regresi logistik berganda). Hasil temuanAnalisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji korelasi chi-square, serta multivariat (analisis regresi logistik berganda). Hasil temuan
NEWINERANEWINERA Perguruan tinggi sebagai lembaga publik, sesuai dengan mandat Tri Dharmanya, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengembangan pelayanan masyarakat, wajibPerguruan tinggi sebagai lembaga publik, sesuai dengan mandat Tri Dharmanya, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengembangan pelayanan masyarakat, wajib