UMDUMD
Jurnal Ilmiah CakrawartiJurnal Ilmiah CakrawartiPenerapan orientasi kewirausahaan merupakan hal yang penting bagi para pelaku ekonomi. Ketatnya persaingan menuntut pelaku usaha melakukan inovasi yang terus-menerus. Inovasi yang dilakukan tentu saja tidak melupakan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada masyarakat setempat. Kondisi ini mengarahkan para pengrajin keben di banjar Tanggahan Peken untuk menerapkan orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal. Kajian mengenai kearifan lokal banyak dikaitkan dengan nilai-nilai, kebiasaan, dan tradisi yang positif dari suatu masyarakat dari sudut pandang sosial, budaya, dan lingkungan. Keben sebagai salah satu alat untuk tempat persembahan umat Hindu kepada Tuhan Yang Maha Esa juga biasa digunakan pada acara-acara adat lainnya, sehingga keben memiliki makna yang erat kaitannya dengan pelaksanaan upacara dan adat. Inovasi pada pembuatan dan desain keben sangat perlu dilakukan mengingat kerajinan keben ini merupakan penopang perekonomian rakyat di banjar Tanggahan Peken yang menjadi mayoritas mata pencaharian penduduk di sana. Setiap bentuk keben dan corak yang menghiasinya diambil dari nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal sebagai upaya meningkatkan kinerja pemasaran pengrajin keben di Banjar Tanggahan Peken. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan instrumen penelitian wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) perkembangan usaha kerajinan keben di Banjar Tanggahan Peken mengalami pasang surut, dari jumlah pengrajin mengalami penurunan, akan tetapi dari jumlah pengepul mengalami peningkatan; (2) penerapan orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kinerja pemasaran usaha kerajinan keben, hal ini menuntut para pengrajin agar selalu melakukan inovasi, bersikap proaktif, dan berani menanggung risiko.
Perkembangan usaha kerajinan keben di Banjar Tanggahan Peken mengalami pasang surut, ditandai dengan penurunan jumlah pengrajin meskipun jumlah pengepul meningkat.Penerapan orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal terbukti mampu meningkatkan kinerja pemasaran melalui inovasi, sikap proaktif, dan kesiapan menanggung risiko.Para pengrajin perlu terus belajar dan berinovasi berdasarkan nilai-nilai lokal seperti semangat wiadin ririh enu liu peplajahan untuk mempertahankan daya saing dan melestarikan budaya.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh integrasi teknologi digital terhadap peningkatan inovasi desain keben berbasis nilai kearifan lokal, apakah platform desain kolaboratif dapat mempercepat kreasi produk yang tetap autentik secara budaya. Kedua, penting untuk mengkaji model pemasaran hybrid yang menggabungkan saluran tradisional dan media sosial dalam menjangkau pasar lebih luas, khususnya di kalangan generasi muda Hindu di luar Bali. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang sistem penjaminan mutu kolektif berbasis komunitas yang melibatkan kelompok pengrajin, agar produk keben bisa bersaing secara konsisten dengan produk sejenis dari bahan lain seperti fiber atau kayu. Penelitian-penelitian ini dapat membantu pengrajin tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai ekosistem ekonomi budaya yang tangguh. Dengan memahami bagaimana teknologi, pasar, dan sistem produksi kolektif saling berinteraksi, maka keberlanjutan usaha keben dapat terjamin di tengah persaingan yang semakin ketat. Pendekatan ini juga membuka peluang untuk replikasi di sentra kerajinan tradisional lainnya. Fokus pada aspek inovasi berkelanjutan, pemasaran inklusif, dan manajemen kualitas berbasis komunitas akan memperkuat fondasi ekosistem wirausaha lokal. Penelitian lanjutan juga sebaiknya melihat dampak ekonomi jangka panjang dari penerapan orientasi kewirausahaan kolektif. Dengan demikian, kebijakan dan intervensi bisa dirancang secara lebih tepat sasaran. Pendekatan holistik terhadap usaha kerajinan tradisional sangat dibutuhkan untuk menjaga relevansinya di era modern.
| File size | 95.7 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Secara umum pengetahuan local di Papua menjadi kunci penting pemanfaat hasil hutan dan diperoleh secara turun temurun (Marwa et al. Di Kampung SembaroSecara umum pengetahuan local di Papua menjadi kunci penting pemanfaat hasil hutan dan diperoleh secara turun temurun (Marwa et al. Di Kampung Sembaro
UIADUIAD menjadi sebuah gerakan penyadaran masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat dalam mengatasi tantanan kehidupan yang beubah-ubah semakin berat. Secaramenjadi sebuah gerakan penyadaran masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat dalam mengatasi tantanan kehidupan yang beubah-ubah semakin berat. Secara
STIPASSTIPAS Penelitian berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual Indonesia yang mengangkat kearifan Dayak sebagai medium pewartaan iman sekaligus advokasiPenelitian berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual Indonesia yang mengangkat kearifan Dayak sebagai medium pewartaan iman sekaligus advokasi
UntikaUntika Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian ini pertama, mekanisme penyelesaianPenelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian ini pertama, mekanisme penyelesaian
UNRAMUNRAM Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguatkan nilai-nilai luhur kearifan lokal masyarakat Bugis melalui pendekatan ButterflyPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguatkan nilai-nilai luhur kearifan lokal masyarakat Bugis melalui pendekatan Butterfly
STIPASSTIPAS Salah satu sample dari animisme ini ialah Keramat Abeh Desa Dayu dalam ritual Miwit Abeh, dimana masyarakat Dayak Maanyan orisinal desa Dayu meyakini adikuasaSalah satu sample dari animisme ini ialah Keramat Abeh Desa Dayu dalam ritual Miwit Abeh, dimana masyarakat Dayak Maanyan orisinal desa Dayu meyakini adikuasa
UNPARUNPAR Sifat hidrofobik ini selaras dengan nilai indeks hidrofobisitas berdasarkan spektra FTIR pada panjang gelombang tertentu. Senyawa organik seperti gugusSifat hidrofobik ini selaras dengan nilai indeks hidrofobisitas berdasarkan spektra FTIR pada panjang gelombang tertentu. Senyawa organik seperti gugus
UNPARUNPAR Lahan tersebut saat ini sebagian besar berupa kawasan perkebunan karet, hutan sekunder dan semak belukar serta perdu bekas perladangan yang diberakan (tidakLahan tersebut saat ini sebagian besar berupa kawasan perkebunan karet, hutan sekunder dan semak belukar serta perdu bekas perladangan yang diberakan (tidak
Useful /
UMDUMD Upaya yang telah dilakukan terkait pengoptimalan meliputi kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengusaha otobus (PO), penyediaan 8 unit busUpaya yang telah dilakukan terkait pengoptimalan meliputi kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengusaha otobus (PO), penyediaan 8 unit bus
UIADUIAD Dalam mencapai cita-cita tersebut, tentunya dengan melalui pendidikan yang berbasis pendidikan agama Islam. Pembelajaran PAI dipandang sangat urgen dalamDalam mencapai cita-cita tersebut, tentunya dengan melalui pendidikan yang berbasis pendidikan agama Islam. Pembelajaran PAI dipandang sangat urgen dalam
UIADUIAD Orang tua dan guru harus senantiasa memotivasi peserta didik di segala bidang kehidupan serta lingkungan belajarnya. Salah satu langkah guru agama IslamOrang tua dan guru harus senantiasa memotivasi peserta didik di segala bidang kehidupan serta lingkungan belajarnya. Salah satu langkah guru agama Islam
UIADUIAD Keseluruhan metode pengetahuan—empiris, rasional, kontemplatif—harus dijalankan dengan prinsip logis, verifikatif, dan kritis untuk memastikan kebenaranKeseluruhan metode pengetahuan—empiris, rasional, kontemplatif—harus dijalankan dengan prinsip logis, verifikatif, dan kritis untuk memastikan kebenaran