UM SURABAYAUM SURABAYA

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyMUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology

Ruang server adalah ruang untuk menyimpan server dan perangkat jaringan dengan standar keamanan tertentu, termasuk pengaturan suhu. Suhu adalah faktor krusial karena pengaruhnya terhadap kinerja perangkat, terutama perangkat elektronik. Pengaruh tersebut antara lain, pada kinerja komponen, baik semikonduktor maupun kapasitor, umur peralatan yaitu keausan komponen, keandalan sistem baik fisik maupun termal dan performa baterai. Sehingga menjaga suhu yang optimal dan stabil sangat penting untuk menjaga kinerja dari perlatan elektronik. Analisis kinerja sensor DHT22 dan LM35 diperlukan untuk memantau suhu dan kelembapan ruang server, memastikan kinerja optimal perangkat, serta mengurangi risiko kerusakan. Tujuan dari Analisis kinerja sensor DHT22 dan LM35 adalah untuk mengkomparasi dari kinerja sensor DHT22 dengan LM35 untuk data suhu yang didapatkan. Metode penelitian yang digunakan adalah waterfall, yang terdiri dari tahap perencanaan menentukan diagram blok untuk desain alat, rancangan flowchart kerja microkontroler untuk mengambil suhu dengan DHT22 dan LM35, analisis data yang didapatkan, dan implementasi dengan installasi alat dan melakukan pengambilan data saat dijalankan. Hasil analisis menunjukkan sensor DHT22 lebih akurat dibandingkan dengan sensor suhu LM35, dimana tingkat akurasi DHT22 94,69% sedangkan LM35 71,80%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sensor DHT22 memiliki tingkat akurasi 94,69%, sementara sensor LM35 memiliki tingkat akurasi 71,80%.Dengan demikian, pembacaan suhu dari sensor DHT22 lebih akurat dan stabil dibandingkan dengan sensor LM35.Oleh karena itu, sensor DHT22 lebih disarankan untuk digunakan dalam sistem pemantauan suhu di ruang server yang memerlukan pengukuran suhu yang presisi dan real-time guna menghindari risiko overheat yang dapat menyebabkan gangguan operasional.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji kinerja sensor DHT22 dan LM35 dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem, seperti variasi kelembapan yang signifikan atau fluktuasi suhu yang cepat, untuk memahami batas kemampuan dan keandalannya. Kedua, studi komparatif dapat diperluas dengan melibatkan jenis sensor suhu dan kelembapan lainnya, seperti BME280 atau SHT31, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pilihan sensor yang paling sesuai untuk aplikasi pemantauan ruang server. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan ruang server berbasis IoT yang terintegrasi dengan sensor DHT22 dan LM35 dapat dilakukan, dengan menambahkan fitur-fitur seperti notifikasi otomatis ketika suhu melebihi ambang batas tertentu, pencatatan data historis untuk analisis tren suhu, dan kendali otomatis sistem pendingin ruangan untuk menjaga suhu tetap optimal. Integrasi ini akan memberikan solusi pemantauan yang lebih cerdas dan responsif, membantu administrator server dalam mencegah potensi masalah yang disebabkan oleh suhu yang tidak terkendali.

  1. Implementation of embedded real-time monitoring temperature and humidity system | Hashim | Indonesian... doi.org/10.11591/ijeecs.v16.i1.pp184-190Implementation of embedded real time monitoring temperature and humidity system Hashim Indonesian doi 10 11591 ijeecs v16 i1 pp184 190
  2. Analisis Akurasi Sistem sensor DHT22 berbasis Arduino terhadap Thermohygrometer Standar | Puspasari |... doi.org/10.12962/j24604682.v16i1.5776Analisis Akurasi Sistem sensor DHT22 berbasis Arduino terhadap Thermohygrometer Standar Puspasari doi 10 12962 j24604682 v16i1 5776
  3. PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IoT) PADA SISTEM MONITORING RUANG SERVER DI PT. MACROSENTRA NIAGA BOGA... ojs-teknik.usni.ac.id/index.php/jsk/article/view/36PENERAPAN INTERNET OF THINGS IoT PADA SISTEM MONITORING RUANG SERVER DI PT MACROSENTRA NIAGA BOGA ojs teknik usni ac index php jsk article view 36
Read online
File size426.74 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test