ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)

Komunikasi pada hakikatnya telah tertuang dalam al Quran, meskipun tidak secara eksplisit menyebut kata komunikasi, di dalamnya komunikasi disebut dengan Qaulan yang juga berkaitan dengan hubungan kepada orang lain baik dari bahasa atau suara secara verbal atau non verbal. Komunikasi pembelajaran tentu yang dimaksud adalah Guru dan siswa. Metode yang digunakan adalah metode Tafsir Tematik, yaitu suatu metode kajian topik tertentu berlandaskan Al-Quran. Pendekatan analisis digunakan untuk memperoleh keterangan yang disampaikan dalam bentuk lambang-lambang yang terdokumentasi baik dalam bentuk buku, majalah, artikel dan lain-lain. Pendekatan ini digunakan ketika penulis berhadapan dengan sebuah teori atau konsep yang baku untuk dianalisa dan dikembangkan menjadi sebuah konsep yang dapat dipahami. Dalam al Quran ada istilah Qaulan Balighan, Qaulan Maysuran, Qaulan Kariman, Kriteria Qaulan Kariman, Qaulan Marufan, Qaulan Layyinan, dan Qaulan Sadidan, masing-masing dari kalimat tersebut berbeda arti dan implementasi.

Komunikasi pada hakikatnya telah tertuang dalam Al-Quran, meskipun tidak secara eksplisit menyebut kata komunikasi, di dalamnya komunikasi disebut dengan Qaulan yang berkaitan dengan hubungan antarmanusia secara verbal maupun non verbal.Komunikasi pembelajaran yang dimaksud adalah interaksi antara guru dan siswa.Prinsip-prinsip komunikasi pembelajaran yang terdapat dalam Al-Quran dapat diimplementasikan dalam proses belajar mengajar, seperti Qaulan Balighan, Qaulan Maysuran, Qaulan Kariman, Qaulan Marufan, Qaulan Layyinan, dan Qaulan Sadidan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan Qaulan Sadidan dalam konteks pendidikan modern, terutama dalam menghadapi era informasi yang penuh dengan hoaks, untuk mengetahui efektivitas komunikasi jujur dan akurat dalam membangun karakter peserta didik. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengkaji model pembelajaran yang mengintegrasikan lima prinsip komunikasi Al-Quran secara holistik, untuk melihat apakah kombinasi tersebut mampu meningkatkan kualitas interaksi guru-siswa secara signifikan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap komunikasi berbasis Qaulan Kariman dan Qaulan Layyinan, guna memahami bagaimana tutur kata yang mulia dan lembut memengaruhi motivasi dan kesehatan mental peserta didik di lingkungan sekolah.

  1. KONSEP KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DALAM AL QUR’AN | Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA).... doi.org/10.36769/jiqta.v1i2.288KONSEP KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DALAM AL QURAoAN Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir JIQTA doi 10 36769 jiqta v1i2 288
Read online
File size411.13 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test