UMBJMUMBJM

Journal of Nursing and Health EducationJournal of Nursing and Health Education

Elderly is a group that is vulnerable to health problems both physically and mentally. Psychological problems that are prone to occur in the elderly are depression. Family support by creating warmth through communication can help minimize depression problems that occur in the elderly. Reminiscence therapy is a modality therapy for depression problems in the form of non-pharmacological interventions involving the encouragement of past memories, often media used such as old photos or music that has been applied to help relieve depression. This study aimed to analyze Reminiscence Therapy towards decreasing the GDS scale in the elderly with depression problems. This research used a case study approach in evaluative design. Case study was conducted on one elderly who was 74 years old. Reminiscence Therapy is carried out for 3 days. Evaluation of 3 days of Reminiscence therapy was a decrease in GDS (Geriatric Depression Scale) scores in the elderly before and after Reminiscence Therapy on day 1, the GDS score did not decrease with a score of 8 (mild depression tends to be moderate), day 2 score 7 to 5 (mild depression), and on day 3 the score 6 to 4 (no depression). It can be concluded that there was an effect of reminiscence therapy on reducing the GDS score. Reminiscence Therapy is recommended in decreasing the GDS score so that this therapy can be carried out by the elderly independently with their families or health workers to maintain the mental health of the elderly so that they become happy elderly.

Evaluasi dari 3 hari pelaksanaan terapi Reminiscence menunjukkan adanya penurunan skor GDS pada lansia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi reminiscence efektif dalam mengurangi skor GDS, sehingga direkomendasikan untuk dilakukan secara mandiri oleh lansia bersama keluarga atau tenaga kesehatan guna menjaga kesehatan mental lansia.Dengan demikian, lansia dapat menjadi lebih bahagia dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan lansia yang lebih besar dan beragam latar belakang sosial ekonomi untuk menguji generalisasi efektivitas terapi reminiscence. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas terapi reminiscence dengan modalitas terapi lain, seperti terapi kognitif perilaku atau dukungan sosial, dalam mengatasi depresi pada lansia. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman subjektif lansia selama menjalani terapi reminiscence, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan terapi, serta dampak terapi terhadap makna hidup dan kesejahteraan psikologis lansia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi reminiscence dalam meningkatkan kesehatan mental lansia dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif dan personal.

  1. Permasalahan Yang Dialami Lansia Dalam Menyesuaikan Diri Terhadap Penguasaan Tugas-Tugas Perkembangannya... journal.iaincurup.ac.id/index.php/JBK/article/view/462Permasalahan Yang Dialami Lansia Dalam Menyesuaikan Diri Terhadap Penguasaan Tugas Tugas Perkembangannya journal iaincurup ac index php JBK article view 462
  2. Kemensos - Under Maintenance. kemensos maintenance back shortly thank patience doi.org/10.33007/inf.v18i3.56Kemensos Under Maintenance kemensos maintenance back shortly thank patience doi 10 33007 inf v18i3 56
Read online
File size419.57 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test