UBAYAUBAYA

Journal of Entrepreneurship & BusinessJournal of Entrepreneurship & Business

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana inklusi keuangan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara pendanaan bank mikro (MFB) dan kinerja usaha kecil dan menengah (UKM) di Nigeria Barat Daya. Penelitian ini didasarkan pada Teori Biaya Transaksi, Teori Pembangunan Ekonomi, dan Teori Intermediasi Keuangan. Penelitian ini menggabungkan perspektif-perspektif ini untuk menjelaskan bagaimana berbagai layanan keuangan mendorong pertumbuhan UKM. Metode yang digunakan adalah sampel purposif dan acak yang memilih 380 UKM dari tujuh sektor. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan Structural Equation Modelling (SEM) dalam STATA versi 15.

Analisis deskriptif menunjukkan akses yang luas terhadap produk MFB, dengan skor ketersediaan rata-rata berkisar antara 4,38 hingga 4,58.Hasil analisis jalur mengungkapkan bahwa tidak semua produk keuangan MFB berkontribusi sama terhadap kinerja UKM.Layanan transaksional dan kredit, terutama rekening giro, rekening deposito jangka panjang, rekening asosiasi bersama, dan pinjaman modal kerja, memiliki efek yang lebih kuat pada kinerja UKM daripada rekening tabungan dasar.Hasil juga menunjukkan bahwa inklusi keuangan secara parsial memediasi hubungan antara aktivitas pendanaan MFB dan kinerja UKM.Rekening giro, rekening deposito jangka panjang, dan rekening asosiasi bersama secara signifikan meningkatkan kinerja UKM melalui inklusi keuangan.Rekening tabungan dan pinjaman modal kerja tidak menunjukkan efek mediasi yang signifikan.Penelitian ini menekankan peran vital inklusi keuangan sebagai jembatan antara layanan mikro keuangan dan kesuksesan UKM di ekonomi negara berkembang.Hal ini menawarkan panduan kepada pembuat kebijakan, institusi mikro keuangan, dan pengusaha untuk meningkatkan keputusan pembiayaan, meningkatkan akses kredit, dan merancang produk yang benar-benar bermanfaat bagi UKM.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan inklusi keuangan dan akses kredit bagi UKM. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, seperti perbankan mobile dan pinjaman online, penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana inovasi ini dapat memperluas akses keuangan dan mendukung pertumbuhan UKM di Nigeria. Kedua, penelitian dapat berfokus pada dampak inklusi keuangan terhadap keberlanjutan dan ketahanan UKM dalam menghadapi krisis ekonomi atau pandemi. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana inklusi keuangan dapat membantu UKM bertahan dan pulih dari guncangan ekonomi, serta meningkatkan ketahanan mereka terhadap risiko-risiko yang mungkin muncul. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran pendidikan keuangan dalam meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan UKM. Dengan meningkatkan literasi keuangan, UKM dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik, mengelola keuangan mereka dengan lebih efektif, dan memanfaatkan produk keuangan yang ditawarkan oleh MFB dengan lebih optimal.

  1. Financial Inclusion and SMEs Performance in Southwest Nigeria: The Mediating Role of Microfinance Bank... doi.org/10.24123/jeb.v7i2.8061Financial Inclusion and SMEs Performance in Southwest Nigeria The Mediating Role of Microfinance Bank doi 10 24123 jeb v7i2 8061
  2. Improving MSME performance through financial literacy, financial technology, and financial inclusion... doi.org/10.33094/ijaefa.v15i1.761Improving MSME performance through financial literacy financial technology and financial inclusion doi 10 33094 ijaefa v15i1 761
  3. Assessing The Impact of Financial Service Digitalization on SME Businesses In Lagos, Nigeria | Journal... doi.org/10.24123/jeb.v6i1.7212Assessing The Impact of Financial Service Digitalization on SME Businesses In Lagos Nigeria Journal doi 10 24123 jeb v6i1 7212
Read online
File size394.51 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test