UBAYAUBAYA
JURNAL YUSTIKA: MEDIA HUKUM DAN KEADILANJURNAL YUSTIKA: MEDIA HUKUM DAN KEADILANMeningkatnya perkara kepailitan dan PKPU di Indonesia terjadi karena adanya kegagalan bayar yang dilakukan oleh perusahaan, seperti tidak dibayarnya utang kepada kreditor maupun tidak dibayarnya hak-hak para pekerja akibat situasi keuangan perusahaan yang sedang menurun. Selain itu, meningkatnya perkara kepailitan dan PKPU juga didukung dari persyaratan pengajuan permohonan pailit yang sangat mudah untuk dapat dipenuhi. Dalam hal debitor yang dimohonkan pailit merupakan suatu perusahaan, maka permohonan pailit dapat pula diajukan oleh para pekerja karena pekerja dapat disebut sebagai kreditor preferen sebab upah dan hak-hak yang belum diterima oleh pekerja merupakan utang yang didahulukan pembayarannya. Meskipun demikian, terkait kegagalan untuk melakukan pembayaran yang dilakukan oleh pengusaha atas upah dan/atau hak-hak pekerjanya, permohonan pailit oleh pekerja sepatutnya dijadikan sebagai ultimum remedium (the last resort), yaitu sebagai upaya terakhir bagi penyelesaian permasalahan tersebut karena apabila terjadi perselisihan hubungan industrial antara pekerja dengan pengusaha terkait tidak dibayarnya upah dan/atau hak-hak pekerja, negara telah menyediakan upaya hukum melalui mekanisme Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI). Berdasarkan hal tersebut, tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui apakah kegagalan atau ketidakmampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran terhadap upah dan/atau hak-hak pekerja dapat diselesaikan melalui instrumen kepailitan maupun PKPU, sedangkan sebagaimana yang kita ketahui bahwa perselisihan hak dalam sengketa ketenagakerjaan seyogianya diselesaikan melalui mekanisme Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
Instrumen kepailitan dapat digunakan oleh pekerja sebagai alternatif lain guna menyelesaikan permasalahan tidak dibayar atau belum dibayarnya upah dan/atau hak-hak pekerja oleh perusahaan.Pengajuan permohonan pailit dapat dilakukan oleh pekerja apabila telah memenuhi dua persyaratan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) UUK PKPU, yaitu.dan (2) minimal terdapat satu utang yang tidak dibayar lunas yang telah jatuh waktu serta dapat ditagih.Pekerja dapat dianggap sebagai kreditor preferen karena upah dan hak-hak pekerja lainnya yang tidak dibayarkan oleh perusahaan merupakan utang yang harus didahulukan pembayarannya.Meskipun pekerja dapat menjadikan instrumen kepailitan sebagai alternatif untuk menyelesaikan permasalahan tidak dibayar atau belum dibayarnya upah dan/atau hak-hak pekerja oleh perusahaan, namun instrumen kepailitan sepatutnya dapat dijadikan sebagai ultimum remedium (the last resort) atau upaya hukum yang paling terakhir dalam penyelesaian suatu perselisihan hubungan industrial.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mekanisme Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) dalam menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan, khususnya terkait pembayaran upah dan hak-hak pekerja. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat efektivitas PPHI dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pengajuan permohonan pailit oleh pekerja terhadap perusahaan dan kreditor lainnya. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai risiko dan manfaat dari penggunaan instrumen kepailitan sebagai alternatif penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Ketiga, perlu adanya penelitian komparatif antara sistem penyelesaian sengketa ketenagakerjaan di Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem yang lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian ini dapat memberikan inspirasi untuk perbaikan sistem penyelesaian sengketa ketenagakerjaan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem penyelesaian sengketa ketenagakerjaan yang lebih adil, efektif, dan efisien, sehingga dapat melindungi hak-hak pekerja dan menjaga stabilitas hubungan industrial.
| File size | 318.66 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UBAYAUBAYA Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh kontrol yang dirasakan, kenyamanan layanan, layanan pelanggan, pemenuhan layanan, dan kualitasTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh kontrol yang dirasakan, kenyamanan layanan, layanan pelanggan, pemenuhan layanan, dan kualitas
UBAYAUBAYA Problematika yang timbul adalah pengembalian benda sitaan kepada korban yang tidak berhak atas harta yang tidak didapatkan dari hasil tindak pidana. HasilProblematika yang timbul adalah pengembalian benda sitaan kepada korban yang tidak berhak atas harta yang tidak didapatkan dari hasil tindak pidana. Hasil
UBAYAUBAYA The data collection of this research is by deep interview. The conclusion of this research is with competitive strategy that applied, Desa Puri SyariahThe data collection of this research is by deep interview. The conclusion of this research is with competitive strategy that applied, Desa Puri Syariah
UBAYAUBAYA Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. 0 untuk menguji hubungan langsungData dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. 0 untuk menguji hubungan langsung
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa perdagangan internasional dalam World Trade Organization (WTO) melalui DisputePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa perdagangan internasional dalam World Trade Organization (WTO) melalui Dispute
UBAYAUBAYA Meskipun didukung oleh infrastruktur kuat dari PLN, PT ICONNET menghadapi tantangan signifikan dalam mengoptimalkan strategi media sosialnya, yang berdampakMeskipun didukung oleh infrastruktur kuat dari PLN, PT ICONNET menghadapi tantangan signifikan dalam mengoptimalkan strategi media sosialnya, yang berdampak
UBAYAUBAYA Hasil penilaian pasca-perancangan menunjukkan respons positif yang kuat: 80% mahasiswa menemukan buku panduan baru lebih menarik, 70% menghargai daya tariknyaHasil penilaian pasca-perancangan menunjukkan respons positif yang kuat: 80% mahasiswa menemukan buku panduan baru lebih menarik, 70% menghargai daya tariknya
MARASOFIPUBLISHINGMARASOFIPUBLISHING Sengketa tanah merupakan salah satu persoalan krusial dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang belum memiliki kejelasan status hukumSengketa tanah merupakan salah satu persoalan krusial dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang belum memiliki kejelasan status hukum
Useful /
UBAYAUBAYA Pengaruh langsung asosiasi merek terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0,318, sedangkan pengaruh tidak langsung melalui kepuasan pelanggan sebesar 0,041.Pengaruh langsung asosiasi merek terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0,318, sedangkan pengaruh tidak langsung melalui kepuasan pelanggan sebesar 0,041.
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Ngalaru) tertinggi untuk tinggi tanaman, W3V3 (100% air k. Bou) terbaik pada jumlah anakan, W2V2 (50% air k. Uba) terbaik pada jumlah daun, serta W1V3Ngalaru) tertinggi untuk tinggi tanaman, W3V3 (100% air k. Bou) terbaik pada jumlah anakan, W2V2 (50% air k. Uba) terbaik pada jumlah daun, serta W1V3
UBAYAUBAYA The findings reveal that the main problems are slow service response, lack of employee training, and low empathy in customer interactions. To address theseThe findings reveal that the main problems are slow service response, lack of employee training, and low empathy in customer interactions. To address these
UBAYAUBAYA hanya pada waktu tertentu atasan memberikan motivasi dalam bentuk pengakuan atau bonus untuk pekerjaan yang diselesaikan dengan baik oleh karyawan. Perhitunganhanya pada waktu tertentu atasan memberikan motivasi dalam bentuk pengakuan atau bonus untuk pekerjaan yang diselesaikan dengan baik oleh karyawan. Perhitungan