UMLAUMLA

SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanSURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dan menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah kelebihan berat badan yang diketahui memicu serangkaian gangguan metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi lemak dan indeks massa tubuh dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi potong lintang yang dilakukan di Dusun Ampel Gading, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dengan jumlah minimal 44 responden yang ditentukan menggunakan rumus perbandingan dua proporsi. Responden dipilih melalui metode convenience sampling. Variabel independen meliputi frekuensi mengonsumsi makanan berlemak dan indeks massa tubuh yang diukur menggunakan Kuesioner Frekuensi Makanan, sedangkan variabel dependen adalah tekanan darah. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi lemak dengan hipertensi (p > 0,05) maupun antara indeks massa tubuh dengan hipertensi (p > 0,05).

Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi lemak dan indeks massa tubuh dengan hipertensi.Pencegahan yang efektif memerlukan pendekatan komprehensif yang menargetkan berbagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi secara bersamaan.Interaksi antar faktor risiko hipertensi bersifat kompleks sehingga strategi intervensi perlu dirancang secara holistik.

Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan desain kohort untuk mengeksplorasi hubungan sebab-akibat antara pola konsumsi lemak jangka panjang dan perubahan tekanan darah, karena studi saat ini hanya mampu menunjukkan hubungan sementara tanpa arah kausalitas. Kedua, diperlukan studi yang mengukur komposisi lemak secara lebih rinci, seperti asupan lemak jenuh, lemak trans, dan lemak tak jenuh, untuk melihat apakah jenis lemak tertentu lebih berpengaruh terhadap risiko hipertensi dibandingkan frekuensi konsumsi secara umum. Ketiga, penting untuk mengembangkan penelitian lintas sektor yang menilai dampak intervensi multifaktor, seperti kombinasi modifikasi diet, peningkatan aktivitas fisik, dan manajemen stres, dalam populasi yang sama agar dapat mengukur efektivitas pendekatan holistik dalam pencegahan hipertensi di masyarakat pedesaan seperti di Dusun Ampel Gading.

  1. Vol. 16 No. 3 (2024): VOL 16 NO 03 DECEMBER 2024 | SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan. vol... jurnal.umla.ac.id/index.php/Js/issue/view/96Vol 16 No 3 2024 VOL 16 NO 03 DECEMBER 2024 SURYA Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan vol jurnal umla ac index php Js issue view 96
  2. Correlation Between Body Mass Index and Blood Pressure Levels Among Hypertensive Patients: A Gender-Based... doi.org/10.7759/cureus.10974Correlation Between Body Mass Index and Blood Pressure Levels Among Hypertensive Patients A Gender Based doi 10 7759 cureus 10974
Read online
File size287 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test