POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Journal of Medical Laboratory and ScienceJournal of Medical Laboratory and ScienceLatar belakang: Infeksi cacing merupakan salah satu penyakit yang paling umum dan menyebabkan gangguan kesehatan. Infeksi cacing dapat disebabkan oleh beberapa jenis cacing parasit, salah satunya adalah Enterobius vermicularis. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya menjaga kebersihan diri. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan Personal hygiene dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) pada anak panti asuhan di Kelurahan Sukabangun Kota Palembang tahun 2024. Metode penelitian: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik Proportional Random sampling dengan sampel berjumlah 33 anak. Hasil penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 6 dari 33 anak (18,2%) yang positif infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis). Berdasarkan kebiasaan mencuci tangan didapatkan p value = 0,00 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis). Berdasarkan kebiasaan mengganti pakaian didapatkan p value = 0,00 (p<0,05) yang berarti infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis). Berdasarkan kebiasaan menggigit kuku didapatkan p value = 0,00 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis). Kesimpulan: Hubungan personal hygiene dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) memiliki hubungan bermakna dengan nilai (p<0,05) terhadap kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) antara lain; kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan mengganti pakaian dan kebisaan menggigit kuku.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan mengganti pakaian dan kebiasaan menggigit kuku dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis).
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak panti asuhan dan anak-anak dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada intervensi dan edukasi tentang personal hygiene yang efektif untuk mencegah infeksi cacing kremi. Studi longitudinal juga dapat dilakukan untuk melihat efek jangka panjang dari kebersihan diri terhadap kejadian infeksi cacing kremi. Apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua atau pengasuh dengan personal hygiene anak-anak panti asuhan dan kejadian infeksi cacing kremi? Bagaimana pengaruh lingkungan panti asuhan, seperti kepadatan dan kebersihan, terhadap personal hygiene dan risiko infeksi cacing kremi? Apakah ada perbedaan signifikan dalam personal hygiene dan risiko infeksi cacing kremi antara anak-anak panti asuhan yang memiliki akses ke fasilitas kesehatan yang baik dan yang tidak?.
| File size | 185.85 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPUMP Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan metode pengendalian serangan hama Vatiga illudens yang terpadu. Penelitian lebih lanjutPenelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan metode pengendalian serangan hama Vatiga illudens yang terpadu. Penelitian lebih lanjut
UMPUMP Mengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok. 2) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaku usahaMengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok. 2) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaku usaha
UMPUMP Kabupaten Banyumas masih mengalami surplus pangan pokok sebesar 53.637 ton beras, namun cadangan pangan ini mengalami penurunan dari tahun ke tahun. OlehKabupaten Banyumas masih mengalami surplus pangan pokok sebesar 53.637 ton beras, namun cadangan pangan ini mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Oleh
UMPUMP Stunting lebih tinggi pada rumah tangga tahan pangan namun tidak terdapat hubungan signifikan antara ketahanan pangan dan kejadian stunting (p = 0,122).Stunting lebih tinggi pada rumah tangga tahan pangan namun tidak terdapat hubungan signifikan antara ketahanan pangan dan kejadian stunting (p = 0,122).
UMPUMP Posisi eksternal usaha kuat dengan peluang terbesar monetisasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop. Ancaman terbesarnya adalah terputusnya kerjasamaPosisi eksternal usaha kuat dengan peluang terbesar monetisasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop. Ancaman terbesarnya adalah terputusnya kerjasama
UMPUMP ) yang ditanam secara hidroponik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu AB-Mix 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 5) yang ditanam secara hidroponik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu AB-Mix 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 5
UMPUMP Pelatihan kewirausahaan pupuk organik cair di Panti Asuhan Al Maauun telah berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan anak asuh dalam pembuatan danPelatihan kewirausahaan pupuk organik cair di Panti Asuhan Al Maauun telah berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan anak asuh dalam pembuatan dan
UMPUMP Tujuan dari riset ini adalah 1) untuk menganalisa literatur kepustakaan dari topik traditional agri-food berkelanjutan dan circular, 2) untuk memetakanTujuan dari riset ini adalah 1) untuk menganalisa literatur kepustakaan dari topik traditional agri-food berkelanjutan dan circular, 2) untuk memetakan
Useful /
UNMUHUNMUH Analisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan peran keluarga di kedua wilayah dalam mencegah masalah psikososial. Sebagian besar peran keluarga diAnalisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan peran keluarga di kedua wilayah dalam mencegah masalah psikososial. Sebagian besar peran keluarga di
UNMUHUNMUH Sampel sebanyak 240 ibu dengan balita dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakanSampel sebanyak 240 ibu dengan balita dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil penelitian ini menggunakan uji T independent didapatkan rata-rata kadar trigliserida pada perokok aktif sebesar 154,96 mg/dL, sedangkan pada perokokHasil penelitian ini menggunakan uji T independent didapatkan rata-rata kadar trigliserida pada perokok aktif sebesar 154,96 mg/dL, sedangkan pada perokok
UMPUMP Cara pengendalian gulma diantaranya adalah dengan pengaturan jarak tanam dan penyiangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui. Penelitian merupakan percobaanCara pengendalian gulma diantaranya adalah dengan pengaturan jarak tanam dan penyiangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui. Penelitian merupakan percobaan