ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti peningkatan risiko kematian ibu, bayi lahir prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan perkembangan janin yang tidak optimal. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil, namun masih banyak ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai kondisi ini. Kurangnya pemahaman ini berpengaruh terhadap sikap dan perilaku ibu hamil dalam mencegah serta menangani anemia, seperti konsumsi makanan bergizi, kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah, dan melakukan pengawasan anemia selama kehamilan yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kehamilan rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan anemia kit terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil tentang anemia di Puskesmas Tajur Kabupaten Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasy eksperimental one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 65 responden ibu hamil dengan teknik sampling consecutive sampling didapatkan 40 ibu hamil. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis data menggunakan Uji-T (T-Test). Simpulan menunjukkan anemia kit efektif meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku (p < 0,05) ibu hamil terhadap anemia. Penggunaan Anemia Kit dapat menjadi media alternatif yang efektif dan aplikatif dalam penanganan anemia pada ibu hamil.

Penggunaan Anemia Kit yang bersifat visual dan praktis terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan mendorong perubahan perilaku sehat pada ibu hamil dalam pencegahan anemia.Media edukasi interaktif ini efektif karena mendukung proses belajar yang aktif dan memfasilitasi integrasi informasi ke dalam memori jangka panjang.Dengan demikian, Anemia Kit dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan media edukasi kesehatan di layanan kesehatan primer seperti puskesmas.

Pertama, perlu diteliti efektivitas Anemia Kit pada kelompok ibu hamil dengan latar belakang pendidikan rendah untuk melihat apakah media ini mampu mengatasi keterbatasan literasi kesehatan. Kedua, diperlukan penelitian mengenai integrasi Anemia Kit dengan pendekatan pendidikan berbasis komunitas, seperti melalui kader kesehatan, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap keberlanjutan perubahan perilaku dalam jangka panjang. Ketiga, sebaiknya dikembangkan dan diuji coba versi digital dari Anemia Kit yang bisa diakses melalui ponsel, guna menjangkau ibu hamil di daerah terpencil dengan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memperluas cakupan dan efektivitas intervensi edukasi anemia, sekaligus memperkuat sistem pencegahan anemia pada ibu hamil secara menyeluruh dan inklusif. Studi lanjutan sebaiknya juga mempertimbangkan variabel sosial budaya yang memengaruhi penerimaan media edukasi. Dengan memahami faktor-faktor lokal, intervensi bisa dirancang lebih kontekstual dan relevan. Pengujian skala besar terhadap versi terdigitalisasi dan adaptasi budaya dari Anemia Kit penting dilakukan sebelum implementasi nasional. Selain itu, perlu dikaji apakah efek dari intervensi ini bertahan selama masa postpartum. Evaluasi dampak jangka panjang terhadap status gizi ibu dan bayi juga penting. Dengan begitu, bukti ilmiah tentang manfaat berkelanjutan dari media edukasi inovatif ini dapat diperkuat.

  1. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota... doi.org/10.14710/jmki.9.2.2021.121-129Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota doi 10 14710 jmki 9 2 2021 121 129
Read online
File size121.95 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test