POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Latar belakang: Produksi limbah cangkang kepiting bakau yang mencapai 75% dari total produksi memiliki kandungan kitin. Kandungan kitin yang ada di dalam cangkang kepiting dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan yang dikombinasikan dengan pengental gelatin dan xanthan gum dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan film periodontal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik film kitosan (Scylla serrata) dengan pengental gelatin dan xanthan gum sebagai media penghantaran obat dalam terapi periodontal. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek berupa film dari kitosan (Scylla serrata) dengan pengental gelatin dan xanthan gum. Sampel terdiri dari 1 jenis film kitosan-gelatin dan 1 jenis film kitosan-xanthan gum yang dipotong dengan ukuran sesuai standar alat uji karakteristik film. Hasil: karakteristik film kitosan-xanthan gum lebih baik dan memenuhi standar dalam penilaian karakteristik film periodontal, sehingga disimpulkan bahwa film dari kitosan (Scylla serrata) dengan pengental xanthan gum memiliki nilai karakteristik film yang lebih baik dan memenuhi syarat dibandingkan dengan penggunaan kombinasi bahan kitosan dengan pengental gelatin sebagai sediaan dalam sistem penghantaran obat khususnya untuk terapi periodontal.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, film dari kitosan (Scylla serrata) dengan pengental xanthan gum memiliki nilai lebih baik dan memenuhi syarat dengan penggunaan kombinasi bahan kitosan dengan pengental gelatin sebagai bahan pengisi daam sediaan sistem penghantaran obat khususnya untuk terapi periodontal.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut secara in vivo dan uji klinis tentang efektivitas film kitosan (Scylla serrata) dengan pengental xanthan gum sebagai media penghantaran obat dalam terapi periodontal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi film periodontal yang lebih optimal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketebalan film, berat film, pH film, dan kandungan obat. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai kombinasi bahan pengental dan pengisi, serta mengeksplorasi potensi bahan-bahan alami lainnya sebagai bahan baku film periodontal.
| File size | 374.45 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Perilaku anak yang kurang baik dalam menggosok gigi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua dalam menerapkan kebiasaan dan cara merawat gigi denganPerilaku anak yang kurang baik dalam menggosok gigi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua dalam menerapkan kebiasaan dan cara merawat gigi dengan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, prevalensi lubang gigi di kalangan anak mencapai 60% - 90% yang menunjukkan prevalensi karies anak masaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, prevalensi lubang gigi di kalangan anak mencapai 60% - 90% yang menunjukkan prevalensi karies anak masa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Metode: Penelitian ini adalah penelitian in vivo. Sebanyak 24 tikus Wistar (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi 6 kelompok. Setelah dilakukan pencabutanMetode: Penelitian ini adalah penelitian in vivo. Sebanyak 24 tikus Wistar (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi 6 kelompok. Setelah dilakukan pencabutan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Jenis penelitian yang digunakan adalah experimental laboratoris. Sampel penelitian adalah plat resin akrilik polimerisasi panas ukuran 64 x 10 x 3,3 mm.Jenis penelitian yang digunakan adalah experimental laboratoris. Sampel penelitian adalah plat resin akrilik polimerisasi panas ukuran 64 x 10 x 3,3 mm.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar belakang: Masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia. PenelitianLatar belakang: Masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia. Penelitian
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Down Syndrome merupakan kondisi genetik yang menyebabkan berbagai tantangan dalam perkembangan fisik dan intelektual. Down syndrom seringkali tidak dapatDown Syndrome merupakan kondisi genetik yang menyebabkan berbagai tantangan dalam perkembangan fisik dan intelektual. Down syndrom seringkali tidak dapat
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Prevalensi karies rata-rata penduduk Indonesia usia 3-4 tahun menunjukkan masalah gigi dan mulut sebesar 81,5% dengan persentase tertinggi sebesar 96,8%Prevalensi karies rata-rata penduduk Indonesia usia 3-4 tahun menunjukkan masalah gigi dan mulut sebesar 81,5% dengan persentase tertinggi sebesar 96,8%
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Ibu hamil seringkali malas menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan karena mual dan muntah, sehingga penyikatan gigi kadang-kadang tidak dilakukanIbu hamil seringkali malas menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan karena mual dan muntah, sehingga penyikatan gigi kadang-kadang tidak dilakukan
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan pembelajaran secara daring sebaiknya dilakukan dengan persiapan yang baik dan penambahan sarana teknologi tambahan seperti Youtube dan WhatsAppKegiatan pembelajaran secara daring sebaiknya dilakukan dengan persiapan yang baik dan penambahan sarana teknologi tambahan seperti Youtube dan WhatsApp
ITSCIENCEITSCIENCE Bullying di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kesehatan psikososial peserta didik dan kualitasBullying di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kesehatan psikososial peserta didik dan kualitas
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Faktor-faktor lain seperti perubahan hormonal selama kehamilan, ketidaknyamanan saat menyikat gigi akibat mual dan muntah, serta persepsi keliru bahwaFaktor-faktor lain seperti perubahan hormonal selama kehamilan, ketidaknyamanan saat menyikat gigi akibat mual dan muntah, serta persepsi keliru bahwa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Mengingat bahwa penglihatan yang berkurang dapat memengaruhi kemampuan anak tunanetra untuk membersihkan gigi, kebersihan gigi dan mulut merupakan komponenMengingat bahwa penglihatan yang berkurang dapat memengaruhi kemampuan anak tunanetra untuk membersihkan gigi, kebersihan gigi dan mulut merupakan komponen