UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tanaman introduksi bernilai ekonomis. Produktivitas bunga dapat ditingkatkan melalui pemangkasan pucuk (pinching) untuk menambah jumlah cabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pinching terhadap pertumbuhan dan hasil bunga matahari menggunakan RAK non-faktorial dengan empat perlakuan: tanpa pinching (P0), pinching 2 minggu setelah tanam (P1), pinching 3 minggu setelah tanam (P2), dan pinching 4 minggu setelah tanam (P3). Parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, umur berbunga, dan luas daun. Parameter hasil meliputi jumlah bunga, diameter bunga, bobot bunga, bobot biji, bobot 100 biji, dan jumlah biji. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu pinching berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, dan luas daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga. Perlakuan (P0) menunjukkan hasil tertinggi pada parameter tinggi tanaman (204,34 cm), jumlah daun (113.48 helai), jumlah cabang (23,02 cabang), dan luas daun (178,3 cm2). Pada hasil bunga, perlakuan waktu pinching berpengaruh nyata terhadap parameter diameter bunga, bobot bunga, bobot 100 biji, dan bobot biji, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah biji. Perlakuan (P0) menunjukkan hasil tertinggi pada semua parameter hasil yaitu jumlah bunga (15.68 bunga), bobot bunga (74.92 g), diameter bunga (122, 11 mm), jumlah biji per bunga (252,46 biji), bobot biji (19,21 g), dan bobot 100 biji (4,21 g).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan waktu pinching memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman bunga matahari, khususnya pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, dan luas daun, namun tidak memengaruhi umur berbunga.Selain itu, waktu pinching juga berpengaruh signifikan terhadap hasil bunga, meliputi diameter bunga, bobot bunga, bobot 100 biji, dan bobot biji.Perlakuan tanpa pinching (P0) secara konsisten menunjukkan hasil terbaik pada seluruh parameter pertumbuhan dan hasil yang diukur.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi waktu pinching yang optimal untuk memaksimalkan hasil bunga matahari pada berbagai varietas dan kondisi lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh pinching terhadap kualitas biji bunga matahari, seperti kandungan minyak dan protein. Penelitian juga dapat diarahkan untuk mengkaji interaksi antara waktu pinching dengan pemberian pupuk organik atau anorganik untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas tanaman. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi petani bunga matahari dalam menerapkan teknik pinching secara efektif dan efisien untuk meningkatkan hasil dan kualitas produk.

Read online
File size324.87 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test