UNSURUNSUR
JURNAL AGRITAJURNAL AGRITAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan akses kelembagaan terhadap produksi hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) di Desa Waluran Mandiri, Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei dengan teknik sampling jenuh (sensus) terhadap 34 petani hanjeli. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi hanjeli dan mampu menjelaskan 81% variasi produksi (R² = 0.810). Secara parsial, luas lahan (β=0.090) dan akses kelembagaan (β=28.871) berpengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, serangan OPT (β=-19.584) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi. Akses kelembagaan merupakan faktor pendorong dengan pengaruh positif paling kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan dukungan institusional, seperti penyuluhan dan akses modal, menjadi strategi krusial untuk meningkatkan produksi hanjeli secara berkelanjutan di tengah tantangan biofisik seperti serangan OPT.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa luas lahan dan akses kelembagaan merupakan faktor pendorong produksi hanjeli yang signifikan, sementara serangan OPT menjadi penghambat utama.Intervensi infrastruktur irigasi komunal diperlukan untuk memitigasi risiko kekeringan, mengingat seluruh petani menghadapi kendala ini.Penguatan kelembagaan melalui fasilitasi kredit skema yarnen dengan Desa Wisata Hanjeli sebagai avalis dapat mengatasi keterbatasan akses modal dan mengoptimalkan peran kelembagaan lokal.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai jenis infrastruktur irigasi komunal dalam meningkatkan ketahanan hanjeli terhadap kekeringan, dengan mempertimbangkan aspek biaya, keberlanjutan, dan partisipasi masyarakat. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model kemitraan antara lembaga keuangan formal dan Desa Wisata Hanjeli untuk menciptakan skema kredit yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan petani berlahan sempit. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari intervensi kelembagaan terhadap adopsi teknologi pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani hanjeli, termasuk analisis komparatif dengan wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan produksi hanjeli secara berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal, serta memperkuat peran kelembagaan lokal dalam pembangunan pertanian.
- Vol. 7 No. 3 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development | Ranah Research... jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/issue/view/32Vol 7 No 3 2025 Ranah Research Journal Of Multidisciplinary Research and Development Ranah Research jurnal ranahresearch index php R2J issue view 32
- Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) terhadap Jarak Tanam dan Pupuk Pelengkap... jurnal.unpad.ac.id/agrikultura/article/view/14958Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Hanjeli Coix lacryma jobi L terhadap Jarak Tanam dan Pupuk Pelengkap jurnal unpad ac agrikultura article view 14958
| File size | 355.62 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUMM Penerapan kedua metode diatas dilakukan dengan penyebaran kuisoner dengan menggunakan konsep 7P yaitu produk, harga, tempat, promosi, people, physicalPenerapan kedua metode diatas dilakukan dengan penyebaran kuisoner dengan menggunakan konsep 7P yaitu produk, harga, tempat, promosi, people, physical
POLTESAPOLTESA Hal ini juga terjadi pada saat pendataan barang yang di kirim ke gudang penyimpan akhir masih dilakukan secara manual (pencatatan pada buku/sheet dataHal ini juga terjadi pada saat pendataan barang yang di kirim ke gudang penyimpan akhir masih dilakukan secara manual (pencatatan pada buku/sheet data
POLTESAPOLTESA Dengan adanya pelatihan ini akan meningkatkan pengetahuan siswa akan kemajuan teknologi serta mengasah pola pikir siswa dari yang hanya berbain game melaluiDengan adanya pelatihan ini akan meningkatkan pengetahuan siswa akan kemajuan teknologi serta mengasah pola pikir siswa dari yang hanya berbain game melalui
UNIVAUNIVA Data yang diperoleh kemudian dianalisis regresi berganda menggunakan program SPSS, kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanData yang diperoleh kemudian dianalisis regresi berganda menggunakan program SPSS, kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
UMPUMP Kecenderungan diskusi terkait traditional agri-food cukup bervariasi dengan tema besar berkaitan dengan sustainability dan circular economy. Adapun tematikKecenderungan diskusi terkait traditional agri-food cukup bervariasi dengan tema besar berkaitan dengan sustainability dan circular economy. Adapun tematik
UMPUMP 447,5 Ha, dan Halmahera Utara 994,7 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3. 696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera447,5 Ha, dan Halmahera Utara 994,7 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3. 696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera
UMPUMP Perlu dilakukannya sosialisasi dan pemahaman tentang jenis, bahaya ikan invasif terhadap lingkungan perairan kepada masyarakat. Ikan jaguar (ParachromisPerlu dilakukannya sosialisasi dan pemahaman tentang jenis, bahaya ikan invasif terhadap lingkungan perairan kepada masyarakat. Ikan jaguar (Parachromis
UMPUMP Dengan adanya Bluemy App ini maka semua elemen baik dari nelayan, masyarakat, dan juga pemerintah menjadi kesatuan yang tak terpisahkan dalam merawat ekosistemDengan adanya Bluemy App ini maka semua elemen baik dari nelayan, masyarakat, dan juga pemerintah menjadi kesatuan yang tak terpisahkan dalam merawat ekosistem
Useful /
UNIVAUNIVA 134 Kg per musim tanam. Hasil kelayakan usahatani cabai merah di peroleh nilai B/C Ratio sebesar 4,94. Hal ini berarti untuk setiap Rp.100,- yang dikeluarkan134 Kg per musim tanam. Hasil kelayakan usahatani cabai merah di peroleh nilai B/C Ratio sebesar 4,94. Hal ini berarti untuk setiap Rp.100,- yang dikeluarkan
POLTESAPOLTESA Modul penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan akan memudahkan P3M Poltesa melakukan pengarsipan dokumen hasil penelitian dan kegiatanModul penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan akan memudahkan P3M Poltesa melakukan pengarsipan dokumen hasil penelitian dan kegiatan
POLTESAPOLTESA Desa Sebubus merupakan salah satu desa wisata Kabupaten Sambas yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sambas Nomor 33/DISPARPORA/2022 padaDesa Sebubus merupakan salah satu desa wisata Kabupaten Sambas yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sambas Nomor 33/DISPARPORA/2022 pada
POLIBATAMPOLIBATAM Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dalam permainan Aaron Lost in the Jungle dengan menggunakan metode Game Experience QuestionnairePenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dalam permainan Aaron Lost in the Jungle dengan menggunakan metode Game Experience Questionnaire