UM MetroUM Metro
BIOLOVABIOLOVAMandai adalah makanan fermentasi tradisional yang dibuat dari kulit buah cempedak, berasal dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cemaran mikroba pada makanan olahan mandai dan mengetahui standar keamanan pangan yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan uji MPN, ALT, dan bakteri Salmonella. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan SNI 01.2600.1992 dan BPOM nomor 13 tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima sampel mandai dari kulit cempedak umur 2 hari yang dijual di kota Samarinda tidak memenuhi syarat, yaitu jumlah coliform 1100 hingga >2400 dan positif mengandung E.coli dan Enterobacter sp. Berdasarkan uji ALT, kelima sampel mandai umur 2 hari tidak memenuhi syarat yaitu berkisar antara 1,2 × 108 hingga 5,3 × 108. Kelima sampel mandai tersebut negatif terhadap Salmonella sp.
Hasil pengujian MPN dan ALT pada kelima sampel mandai yang dijual di kota Samarinda menunjukkan bahwa sampel tersebut tidak memenuhi ketentuan BPOM nomor 13 tahun 2019 dan SNI 01.Kelima sampel mandai mengandung bakteri coliform, Escherichia coli, dan Enterobacter sp.Hal ini mengindikasikan adanya potensi risiko kontaminasi mikroba pada olahan mandai yang dijual di pasar tradisional.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi sumber kontaminasi mikroba pada proses pembuatan mandai, mulai dari bahan baku kulit cempedak hingga praktik penanganan oleh pengolah. Studi lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan metode pengolahan mandai yang lebih higienis, seperti penerapan teknologi pasteurisasi atau penggunaan bahan tambahan alami yang bersifat antimikroba, untuk meningkatkan keamanan pangan produk. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh variasi waktu fermentasi dan konsentrasi garam terhadap pertumbuhan bakteri asam laktat dan bakteri patogen pada mandai juga penting untuk dilakukan, guna mengoptimalkan proses fermentasi dan menghasilkan produk yang lebih aman dan berkualitas.
| File size | 456.07 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Dalam pandangan Islam, wajib hukumnya untuk menjaga kesehatan. Fermentasi madu sebagai obat alami yang dituliskan dalam Surah An-Nahl dapat digunakan untukDalam pandangan Islam, wajib hukumnya untuk menjaga kesehatan. Fermentasi madu sebagai obat alami yang dituliskan dalam Surah An-Nahl dapat digunakan untuk
YARSIYARSI Data diambil menggunakan spirometri dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 92,5% responden memiliki rasio FEV1/FVC di atas 75%, menunjukkan fungsiData diambil menggunakan spirometri dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 92,5% responden memiliki rasio FEV1/FVC di atas 75%, menunjukkan fungsi
YARSIYARSI Analisis bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan nilai signifikansi (Sig. ) sebesar 0,008, yang lebih kecil dari 0,05, menunjukkan adanya hubungan yangAnalisis bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan nilai signifikansi (Sig. ) sebesar 0,008, yang lebih kecil dari 0,05, menunjukkan adanya hubungan yang
YARSIYARSI 8%. Stunting pada bayi laki-laki ditandai dengan PB ≤ 46,1 cm dan pada bayi perempuan ≤ 45,4 cm. Salah satu faktor risiko stunting yaitu kehamilan8%. Stunting pada bayi laki-laki ditandai dengan PB ≤ 46,1 cm dan pada bayi perempuan ≤ 45,4 cm. Salah satu faktor risiko stunting yaitu kehamilan
RADEN FATAHRADEN FATAH Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Pengujian dilakukan dengan cara mengekstrak daun telang dengan metode makerasion, kemudianMetode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Pengujian dilakukan dengan cara mengekstrak daun telang dengan metode makerasion, kemudian
FMIPAUKITFMIPAUKIT Hasil skrining fitokimia menghasilkan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenolik berperan sebagai antibakteri. PenelitianHasil skrining fitokimia menghasilkan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenolik berperan sebagai antibakteri. Penelitian
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Latar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkanLatar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Lokasi penelitian untuk pengambilan sampel adalah Puskesmas Rijali Ambon dan lokasi untuk pemeriksaan sampel adalah balai laboratorium kesehatan provinsiLokasi penelitian untuk pengambilan sampel adalah Puskesmas Rijali Ambon dan lokasi untuk pemeriksaan sampel adalah balai laboratorium kesehatan provinsi
Useful /
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak floret pisang raja terhadap gambaran histopatologi lambung tikus wistar yang diberi etanol 40%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak floret pisang raja terhadap gambaran histopatologi lambung tikus wistar yang diberi etanol 40%.
YARSIYARSI Penelitian ini adalah studi deskriptif-analisis dengan desain cross-sectional. Data yang dikumpulkan mencakup usia, jenis kelamin, durasi diabetes, danPenelitian ini adalah studi deskriptif-analisis dengan desain cross-sectional. Data yang dikumpulkan mencakup usia, jenis kelamin, durasi diabetes, dan
DWCUDWCU Resensi ini membahas buku Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry karya J. B. Banawiratma, yang mengulas integrasi antaraResensi ini membahas buku Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry karya J. B. Banawiratma, yang mengulas integrasi antara
DWCUDWCU SWOT berangkat dari paradigma problem solving yang menekankan identifikasi kelemahan dan ancaman, sedangkan SOAR berakar pada Appreciative Inquiry yangSWOT berangkat dari paradigma problem solving yang menekankan identifikasi kelemahan dan ancaman, sedangkan SOAR berakar pada Appreciative Inquiry yang