UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)

Persediaan memengaruhi tingkat penjualan perusahaan, sehingga perusahaan harus memantau persediaannya agar dapat meningkatkan penjualan. Jika perusahaan memiliki persediaan yang kurang, hal tersebut dapat mengurangi pendapatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengelolaan persediaan makanan dan minuman terbaik, kuantitas persediaan pengaman minimum, kuantitas pemesanan kembali, serta kuantitas persediaan maksimum yang harus disediakan di Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan data kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi pengendalian persediaan makanan dan minuman. Melalui studi kasus kualitatif, ditemukan bahwa standar operasional prosedur (SOP) yang jelas telah diterapkan dengan baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengendalian persediaan yang efektif.

Permasalahan utama dalam pengendalian persediaan makanan dan minuman di Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road terletak pada ketidaksesuaian dan keterlambatan pengiriman barang dari supplier.Hal ini menyebabkan kekurangan bahan baku, kualitas produk yang tidak sesuai standar, serta gangguan operasional.Untuk mengatasinya, diperlukan peningkatan komunikasi dengan supplier, penguatan sistem pengendalian persediaan, evaluasi kinerja supplier secara berkala, serta negosiasi kontrak yang jelas dengan sanksi tegas.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan sistem informasi manajemen persediaan berbasis digital untuk melihat sejauh mana teknologi dapat meningkatkan akurasi pencatatan dan prediksi kebutuhan stok makanan dan minuman di hotel. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja supplier, termasuk aspek logistik, kapasitas produksi, dan komunikasi, guna merancang model evaluasi kinerja yang lebih komprehensif dan objektif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi pengembangan hubungan kolaboratif antara hotel dan supplier melalui kerja sama jangka panjang, kontrak dinamis, dan mekanisme resolusi konflik, agar ketersediaan pasokan bahan baku menjadi lebih andal dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu hotel tidak hanya menyelesaikan masalah operasional jangka pendek, tetapi juga membangun sistem pengadaan yang lebih tangguh dan efisien di masa depan. Dengan pendekatan yang terintegrasi antara teknologi, evaluasi kinerja, dan hubungan strategis, hotel dapat mengurangi ketergantungan pada penanganan krisis dan beralih ke manajemen proaktif. Selain itu, hasil penelitian tersebut dapat menjadi acuan bagi hotel lain dalam jaringan Marriott atau industri perhotelan serupa di wilayah pariwisata yang dinamis seperti Bali. Fokus pada aspek teknologi dan kolaborasi juga sejalan dengan tren digitalisasi dan rantai pasok yang semakin kompleks. Oleh karena itu, pengembangan penelitian lanjutan dalam arah ini sangat relevan dan bernilai praktis. Penelitian ini sebaiknya dilakukan secara bertahap dan melibatkan partisipasi aktif dari manajemen hotel maupun mitra supplier. Dengan demikian, temuan yang dihasilkan akan lebih aplikatif dan berdampak nyata terhadap kinerja operasional hotel secara keseluruhan.

Read online
File size232.24 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test