AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT

Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Laboratorium Kesehatan (JIPMASLAB)Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Laboratorium Kesehatan (JIPMASLAB)

Pada anak usia sekolah dasar, sistem imun yang optimal tidak hanya sebagai benteng pertahanan tubuh namun juga merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan aktivitas belajar mereka. Imunomodulator adalah zat yang dapat memodulasi respons sistem imun, Indonesia kaya akan bahan pangan yang berperan sebagai imunomodulator alami, seperti: Kunyit, temulawak, jahe, bayam dan wortel. Tujuan kegiatan ini untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang pentingnya gizi serta cara memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai imunomodulator alami. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu dengan edukasi menggunakan media power point dan leaflet.

Secara keseluruhan, peningkatan nilai rata-rata post tes membuktikan bahwa edukasi imunomodulator alami berbasis menu makanan bergizi di SD Al Marusiyah berhasil dilaksanakan dengan sangat efektif, hal ini menunjukkan keberhasilan metode edukasi dalam mentransformasi pengetahuan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar edukasi imunomodulator alami berbasis menu makanan bergizi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum formal sekolah dasar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajak guru-guru untuk memasukkan materi tentang imunomodulator alami dan makanan bergizi dalam mata pelajaran yang relevan, seperti IPA, PJOK, dan seni budaya. Selain itu, sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan praktikum memasak atau berkebun untuk meningkatkan keterampilan hidup berbasis kesehatan siswa. Dengan demikian, pengetahuan tentang imunomodulator alami dan makanan bergizi dapat menjadi bagian dari budaya sekolah dan kebiasaan sehari-hari siswa. Selain itu, kami juga merekomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari edukasi ini terhadap perilaku makan dan kesehatan siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan follow-up terhadap siswa yang telah mengikuti edukasi, dan mengukur perubahan pola makan, kebiasaan hidup sehat, serta kesehatan fisik dan mental mereka dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan demikian, dapat dievaluasi efektivitas edukasi dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh siswa secara berkelanjutan.

  1. Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Konsumsi Sayur pada Anak Sekolah Dasar | Primary... ejournal.publine.or.id/index.php/pjmr/article/view/269Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Konsumsi Sayur pada Anak Sekolah Dasar Primary ejournal publine index php pjmr article view 269
  2. Curcumin: A Review of Its Effects on Human Health. curcumin review effects human health next article... mdpi.com/2304-8158/6/10/92Curcumin A Review of Its Effects on Human Health curcumin review effects human health next article mdpi 2304 8158 6 10 92
  3. Peptidomics: A Review of Clinical Applications and Methodologies | Journal of Proteome Research. peptidomics... doi.org/10.1021/acs.jproteome.1c00295Peptidomics A Review of Clinical Applications and Methodologies Journal of Proteome Research peptidomics doi 10 1021 acs jproteome 1c00295
  4. Diet and Immune Function. diet immune function next article journal consumers perceptions five front... mdpi.com/2072-6643/11/8/1933Diet and Immune Function diet immune function next article journal consumers perceptions five front mdpi 2072 6643 11 8 1933
Read online
File size387.25 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test