UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Journal of Engineering Environtmental Energy and ScienceJournal of Engineering Environtmental Energy and Science

Sampah plastik adalah limbah yang sulit diurai oleh tanah dan dapat mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, plastik biodegradable atau bioplastik dari pati kulit singkong dapat dibuat untuk menghasilkan plastik biodegradable. Untuk mendapatkan bioplastik, pati ditambahkan dengan PP-g-MA sebagai Agen Grafting sehingga plastik lebih kuat dan elastis. Dalam penelitian ini dilakukan dengan berbagai bahan yang ditambahkan dengan rasio massa Polypropylene, PP-g-MA, dan pati kulit singkong yaitu (34,75: 0,25: 15), (34,5: 0,5: 15), (34,25: 0, 75: 15), (34: 1: 15), (33,75: 1,25: 15), dan (33,5: 1,5: 15). Karakterisasi bioplastik dilakukan dengan tes Tensile Strength, Elongation pada break test, Modulus young test, dan biodegradation test. Diharapkan bioplastik yang dihasilkan dapat menjadi bioplastik yang sesuai dengan standar.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa hasil uji SEM pada sampel dengan perbandingan berat masing-masing Polypropilena, PP-g-MA, dan pati kulit singkong adalah 34.15 gram menunjukkan bahwa masih terdapat komponen pati yang tidak homogen dan menujukkan permukaan yang tidak halus.Hasil uji EDS diperoleh bahwa unsur yang lebih dominan dalam spectrum 1,2 dan 3 adalah unsur Carbon.Dengan kandungan masing masing spectrum adalah 95.Penelitian ini belum dilakukannya Uji Tarik pada thermoplastik karena pada penelitian ini hanya untuk mengetahui struktur morfologi bioplastik dengan dilakukannya uji SEM dan EDS.Maka saran dari kami untuk penelitian selajutnya dapat dilakukan Uji Tarik agar menjadi penelitian yang sempurna.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti tantangan dalam menghasilkan bioplastik dengan sifat mekanis yang optimal, serta keterbatasan penelitian ini yang belum melakukan uji tarik, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi komposisi pati kulit singkong, PP-g-MA, dan polypropylene melalui variasi rasio yang lebih luas, dengan tujuan menemukan kombinasi terbaik yang menghasilkan bioplastik dengan kekuatan tarik dan elastisitas yang lebih tinggi. Kedua, eksplorasi penggunaan metode modifikasi permukaan pati kulit singkong, seperti alkali treatment atau acetylation, dapat dilakukan untuk meningkatkan kompatibilitas antara pati dan polypropylene, sehingga menghasilkan dispersi yang lebih baik dan meningkatkan sifat mekanis bioplastik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada investigasi pengaruh penambahan nanofiller, seperti nanosilika atau nanoclay, ke dalam matriks bioplastik untuk meningkatkan kekakuan, kekuatan, dan ketahanan termal bioplastik, serta berpotensi membuka peluang aplikasi yang lebih luas.

Read online
File size661.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test