Tel-UTel-U

KALATANDA : Jurnal Desain dan Media KreatifKALATANDA : Jurnal Desain dan Media Kreatif

Kesetaraan hak dan kesempatan berpartisipasi dalam masyarakat adalah hak setiap individu, termasuk penyandang disabilitas seperti tunarungu. Di Indonesia, jumlah penyandang disabilitas mencapai 8,5% dari total penduduk. Penyandang tunarungu menggunakan bahasa isyarat SIBI atau BISINDO untuk berkomunikasi. Namun, stigma negatif di masyarakat sering menghambat interaksi sehari-hari dan menyebabkan audisme. Generasi Z memiliki peran penting dalam mengubah stigma ini dan menciptakan lingkungan inklusif untuk penyandang tunarungu. Oleh karena itu, perlu dikembangkan media edukasi yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman Generasi Z terhadap bahasa isyarat, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang tunarungu dan disabilitas lainnya tanpa diskriminasi.

Buku Jari Berbicara dirancang dengan tujuan membangkitkan minat generasi muda, terutama Gen Z, untuk belajar bahasa isyarat dan memahami budaya tuli.Perancangan buku edukasi ini dikemas dengan ilustrasi yang menarik, menggunakan beberapa karakter untuk merepresentasikan keberagaman generasi Z, dan penjelasan yang mudah dipahami.Buku ini tidak hanya mengajarkan bahasa isyarat, tetapi juga diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai budaya tuli.Aspek visual dalam perancangan buku mempertimbangkan data yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan studi pustaka.Diharapkan buku ini dapat meningkatkan kesadaran tentang budaya tuli, mendorong minat terhadap bahasa isyarat, dan membangun inklusi sosial antara orang dengar dan tunarungu.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengefektifkan waktu pengambilan data yang lebih rinci. Selain itu, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak buku Jari Berbicara terhadap pemahaman dan penerimaan bahasa isyarat di kalangan Generasi Z. Studi ini dapat mencakup analisis kualitatif dan kuantitatif tentang perubahan sikap dan perilaku Generasi Z terhadap penyandang tunarungu. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk mempromosikan buku ini dan meningkatkan kesadaran tentang bahasa isyarat di kalangan Generasi Z. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan menghilangkan stigma terhadap penyandang tunarungu.

Read online
File size1.64 MB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test