UBHARAJAYAUBHARAJAYA
JURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASIJURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas komunikasi dalam Pra Prosesi Pernikahan Adat Batak Toba Sumatera Utara, mengetahui situasi komunikasi, peristiwa komunikasi dan tindak komunikasi dalam Pra Prosesi Pernikahan Adat Batak Toba serta khusunya pada prosesi Marhusip dan Martumpol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian etnografi komunikasi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan dalam pra prosesi pernikahan keponakan laki-laki adat Batak Sumatera Utara terdapat banyak prosesi dan ritual yang berlangsung. Terdapat dua ritual yang terjadi pada saat prosesi marhusip yaitu Manulangi Tulang dan Tintin Marakkup, sedangkan pada prosesi Martumpol ada ritual Marhata sinamot. Dalam setiap prosesi dan ritual terdapat aktivitas komunikasi didalamnya. Aktivitas komunikasi yang terjadi antara lain pada saat keponakan laki-laki meminta restu dan pada saat Manulangi (menyuapi) Pamannya. Selain itu juga pada saat membicarakan mahar (Marhata Sinamot).
Berdasarkan pembahasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas komunikasi pada pra prosesi pernihakan keponakan laki-laki terjadi dalam situasi dan peristiwa sebagai berikut.Situasi komunikasi atau terjadinya komunikasi pada saat prosesi marhusip berjalan dengan hikmat, karena semua berjalan dengan sakral, dengan hadirnya keluarga inti dari mempelai laki-laki, Tulang (saudara laki-laki ibu/paman), keluarga inti dari pihak memplai wanita dan dongan sahuta (tetangga sekitar).Peristiwa komunikasi dalam Ritual Marhusip dimulai pada fase pemberitahuan bahwa Keponakan laki-laki (mempelai laki-laki) akan mendatangi rumah dari pihak wanita.Karakteristik komunikasi ritual terlihat dalam fase kedatangan keponakan laki-laki (mempelai laki-laki) beserta keluarga yang membawa sipanganon na margoar (makanan yang punya arti) dan disambut oleh pihak mempelai wanita dengan menyediakan Sipanganon deke (berupa Ikan mas), dengan komunikasi tersebut menimbulkan adanya feed back.Sedangkan pada peristiwa komunikasi dalam Ritual Martumpol dimulai pada fase hadirnya kedua mempelai bersama dengan keluarga nya masing-masing di gedung ataupun gereja untuk menyampaikan kesepakatan yang telah mereka ambil, yaitu menikah.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial dan modernisasi memengaruhi praktik komunikasi dalam prosesi pernikahan adat Batak Toba, khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini penting untuk memahami apakah nilai-nilai tradisional masih dijunjung tinggi atau mengalami adaptasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran teknologi komunikasi, seperti media sosial, dalam memfasilitasi dan mengubah interaksi antar anggota keluarga dan komunitas dalam persiapan pernikahan adat. Apakah media sosial memperkuat atau justru melemahkan ikatan sosial tradisional? Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana representasi pernikahan adat Batak Toba dalam media massa dan budaya populer memengaruhi persepsi masyarakat terhadap adat istiadat tersebut. Apakah representasi tersebut akurat, stereotip, atau bahkan komersial? Dengan menggali lebih dalam mengenai dinamika komunikasi dalam pernikahan adat Batak Toba, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana budaya dipertahankan, diubah, dan direpresentasikan dalam konteks sosial yang terus berkembang.
| File size | 380.64 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kedudukan hak mewaris bagi para wanita Bali yang telah pindah Agama berdasarkan studi Kasus PutusanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kedudukan hak mewaris bagi para wanita Bali yang telah pindah Agama berdasarkan studi Kasus Putusan
IPTSIPTS Kajiannya menunjukkan bahwa upacara tradisi Mangulosi di pernikahan masyarakat adat Batak Toba di Desa Labuhan Rasoki masih dilakukan sampai saat ini meskipunKajiannya menunjukkan bahwa upacara tradisi Mangulosi di pernikahan masyarakat adat Batak Toba di Desa Labuhan Rasoki masih dilakukan sampai saat ini meskipun
IPTSIPTS Mereka juga mampu menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Namun, berdasarkan pengakuan mahasiswa, keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial masihMereka juga mampu menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Namun, berdasarkan pengakuan mahasiswa, keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial masih
IPTSIPTS Hasil penelitian menunjukkan, (1) Pelaksanaan pembagian warisan dilakukan pada saat kedua orang tua telah meninggal dan hukum yang dipergunakan dalam pembagianHasil penelitian menunjukkan, (1) Pelaksanaan pembagian warisan dilakukan pada saat kedua orang tua telah meninggal dan hukum yang dipergunakan dalam pembagian
HARAPANHARAPAN Hal ini sering kali menghasilkan sikap positif yang bersifat sementara, sebatas kepentingan bisnis. Selain itu, masuknya unsur-unsur budaya asing yangHal ini sering kali menghasilkan sikap positif yang bersifat sementara, sebatas kepentingan bisnis. Selain itu, masuknya unsur-unsur budaya asing yang
UNISKA BJMUNISKA BJM Pemberian informasi yang cermat dan kuat tanpa eksploitasi kekuasaan terbukti mendorong partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi Covid-19. DiskusiPemberian informasi yang cermat dan kuat tanpa eksploitasi kekuasaan terbukti mendorong partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi Covid-19. Diskusi
PENERBITPENERBIT Sebelum pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Taak, masyarakat Desa Adat Jro Kuta mempersiapkan sarana. Setiap Banjar dalam melaksanakan persiapan ritualSebelum pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Taak, masyarakat Desa Adat Jro Kuta mempersiapkan sarana. Setiap Banjar dalam melaksanakan persiapan ritual
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan tradisi upacaraPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan tradisi upacara
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Diperlukan peningkatan partisipasi semua guru dalam pelaksanaan shalat berjamaah serta peningkatan interaksi guru dengan siswa baik di dalam maupun diDiperlukan peningkatan partisipasi semua guru dalam pelaksanaan shalat berjamaah serta peningkatan interaksi guru dengan siswa baik di dalam maupun di
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan media kartu kata dalam meningkatkan kemampuan penguasaan kosa kata dan membacaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan media kartu kata dalam meningkatkan kemampuan penguasaan kosa kata dan membaca
UBHARAJAYAUBHARAJAYA yang menjawab sering sebanyak 40 orang atau sebesar 66,7 %. Frekuensi berkontribusi pada media sosial Twitter. yang menjawab sering sebanyak 40 orang atauyang menjawab sering sebanyak 40 orang atau sebesar 66,7 %. Frekuensi berkontribusi pada media sosial Twitter. yang menjawab sering sebanyak 40 orang atau
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Hasil penelitian yang ditemukan 3 tanda tipe ikon, 6 tanda tipe indeks, dan 4 tanda tipe simbol. Pada hasil pembahasan, ditemukan representasi kritik sosialHasil penelitian yang ditemukan 3 tanda tipe ikon, 6 tanda tipe indeks, dan 4 tanda tipe simbol. Pada hasil pembahasan, ditemukan representasi kritik sosial