UBHARAJAYAUBHARAJAYA

JURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASIJURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASI

Dalam penelitian meyakini bahwa media adalah satu-satunya faktor pendukung bagaimana dalam memenuhi permintaan dan memperlakukan audiens sebagai perantara yang besar. Semakin orang sering menggunakan media sosial Twitter, semakin banyak informasi yang didapatkan sehingga akan berdampak pada keterampilan komunikasi interpersonal seseorang. Hal ini berkaitan dengan teori yang digunakan yaitu teori Uses and Gratifiaction. Teori ini memiliki asumsi dasar bahwa pengaruh media ditentukan oleh hubungan antara sistem sosial yang lebih luas, peran media dalam sistem tersebut dan hubungan khalayak dengan media.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap 60 responden pengguna media sosial Twitter khususnya di kalangan remaja kecamatan Tambun Utara Bekasi Jawa Barat hasil analisis data dan pembahasan sebelumnya maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Untuk melihat pengaruh Penggunaan Media Sosial Twitter terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal.Hasil uji hipotesis dari peneliti adalah menolak H0 dan menerima H1,yang artinya hasil pada penelitian ini ialah Penggunaan Media Sosial Twitter (Variabel X) berpengaruh kuat terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal (Variabel Y).Setelah diketahui koefisien korelasi, maka hasil analisis tersebut dapat dilihat bahwa Penggunaan Media Sosial Twitter (Variabel X) memiliki pengaruh atau hubungan yang kuat, yaitu berada di interval 0,60 - 0,799 terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal (Variabel Y).Ada 8 Faktor yang Mendorong Individu dalam Menggunakan Media Sosial Twitter diantaranya.lebih dominan berjenis kelamim Perempuan sebanyak 51 orang atau sebesar 85%.lebih dominan berumur 19-21 Tahun sebanyak 36 orang atau sebesar 60 %.lebih dominan tinggal di kelurahan Karangsatria yaitu sebanyak 29 orang atau sebesar 48,3%.yang menjawab sering sebanyak 40 orang atau sebesar 66,7 %.• Frekuensi berkontribusi pada media sosial Twitter.yang menjawab sering sebanyak 40 orang atau sebesar 66,7 % . • Memberikan Like, Comment dan Retweet pada pengguna Twitter lainnya.yang sering memberikan likes, comment dan retweet sebanyak 47 orang atau sebesar 78,3%. • Membuat cuitan pada akun pribadi.selama 1 kali dalam sehari sebanyak 23 Orang atau sebesar 38,3 % . • Twitter menjadi wadah sebagai tempat curhat.yang menjawab Ya sebanyak 45 orang atau sebesar 75,0 %,. 3.Kaitan hasil penelitian dengan teori yang digunakan . Berdasarkan dari pembahasan di atas dapat dibuktikan bahwa masing-masing audiens merupakan termasuk dalam golongan audiens yang aktif.Audiens disini sangat bertanggung jawab dalam memilih media yang sesuai dengan kebutuhannya.Dalam hal ini meyakini bahwa media adalah satu-satunya faktor pendukung bagaimana dalam memenuhi permintaan dan memperlakukan audiens sebagai perantara yang besar.Audiens lebih seletif saat menerima pesan media.Mereka juga selektif dalam memilih dan menggunakan media.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar pengguna media sosial Twitter dapat bijak dalam menggunakan media sosial khususnya dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal individu. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat terus meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal dalam kehidupan sehari-hari, karena dengan terus meningkatkan keterampilan komunikasi dapat membantu untuk membangun hubungan dengan rekan kerja, keluarga, dan teman. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan ruang lingkup penelitian, mengingat penelitian ini belum sepenuhnya menggambarkan pemenuhan kepuasan atas meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal dari berbagai aspek. Penelitian ini juga diharapkan sebagai bahan rujukan dalam penelitian di bidang Ilmu Komunikasi khususnya dalam meneliti perkembangan media sosial terhadap keterampilan komunikasi interpersonal remaja.

Read online
File size452.74 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test