UBHARAJAYAUBHARAJAYA

SOCIAL PHILANTHROPICSOCIAL PHILANTHROPIC

Perkembangan dunia industri di era globalisasi semakin pesat. Perusahaan yang sukses membutuhkan orang-orang yang melakukan lebih banyak pekerjaan biasa mereka, yang melebihi harapan. Dalam dunia kerja yang dinamis saat ini, di mana tugas semakin banyak dilakukan oleh tim dan fleksibilitas sangat penting, karyawan yang terlibat secara sipil membantu orang lain dalam tim mereka, menjadi sukarelawan untuk pekerjaan tambahan, menghindari konflik yang tidak perlu, mereka mematuhi semangat dan aturan dan peraturan, dan dengan ramah mentoleransi pemaksaan dan gangguan sesekali terkait pekerjaan yaitu organizational citizenship behaviour (OCB). Banyak hal gaya kepemimpinan yang bisa dilakukan oleh seorang pemimpin salah satunya yaitu kepemimpinan transformasional yang akan mendorong tumbuhna perilaku saling menolong dan membantu secara sukarela. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi organizational citizenship behaviour yaitu kepemimpinan transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan organizational citizenship behaviour pada karyawan PT.Patra Trading Plumpang 3. Subjek penelitian ini yaitu seluruh karyawan produksi PT. Patra Trading Plumpang 3 dengan 155 subjek. Analisa data menggunakan teknik korelasi pearson dan diperoleh nilai sig sebesar 0,000 (P<0,005) dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan Organizational Citizenship Behaviour pada karyawan PT. Patra Trading Plumpang 3, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak.

Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kepemimpinan transformasional dengan organizational citizenship behavior pada karyawan PT.Terdapat hubungan positif yang menunjukan bahwa semakin tinggi organizational citizenship behavior maka semakin tinggi kepemimpinan transformasional.Sebaliknya, semakin rendah organizational citizenship behavior maka semakin rendah kepemimpinan transformasional.Sehingga pada penelitian ini terbukti dapat menjawab rumusan masalah yang peneliti buat pada bab sebelumnya dengan Hipotesis Alternatif (Ha) pada penelitian ini diterima sedangkan Hipotesis Nol (Ho) ditolak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja karyawan, dengan harapan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan variabel mediasi atau moderator, seperti komitmen organisasi atau budaya perusahaan, untuk memahami lebih dalam bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi organizational citizenship behavior. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam atau observasi partisipatif, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman dan persepsi karyawan terhadap kepemimpinan transformasional dan organizational citizenship behavior.

  1. Dimensi Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam Kinerja Organisasi | Efisiensi : Kajian Ilmu... doi.org/10.21831/efisiensi.v10i1.3965Dimensi Organizational Citizenship Behavior OCB dalam Kinerja Organisasi Efisiensi Kajian Ilmu doi 10 21831 efisiensi v10i1 3965
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.68.4.653APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 68 4 653
Read online
File size304.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test