UNTARUNTAR
Jurnal ProvitaeJurnal ProvitaeSelf esteem is an individuals assessment of his/her own abilities and evaluates himself/herself whether a person is positive or negative, valuable or worthless. Perfectionism is someone who has too high a standard and overly worried about himself/herself being perfect and fear of failure will experience. Perfectionist feels him/her self esteem depends on the performance and results achieved. This paper aim to findout the relationship between perfectionism and self esteem in emerging adulthood students. This research is a correlational study using quantitative method of distuting quesionnaires to emerging adulthood in Jakarta area. Perfectionism questionnaire refers to Frost, Marten, Lahart, and Rosenberg, while self esteem questionnaire refers to Rosenberg. The research is using convenience sampling technique involving 429 students. The result of the study shows that adaptive perfectionism has a significant negative relationship with self esteem with r = -0.301, p = 0.000 < 0.05; maladaptive perfectionism has a significant negative relationship with self esteem with r = -0.191, p = 0.036 < 0.05; and non perfectionism has significant negative relationship with self esteem r = 0.424, p = 0.000 < 0.05. So, that the higher types of perfectionism (adaptive, maladaptive, non perfectionism), the lower students self esteem. This study also shows that adaptive perfectionistsGPA scores were higher than maladaptive perfectionists.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara perfectionism (adaptive, maladaptive, dan non-perfectionism) dengan harga diri pada mahasiswa dewasa awal.Artinya, semakin tinggi tingkat perfectionism, semakin rendah pula harga diri mahasiswa.Penelitian ini juga menemukan bahwa mahasiswa dengan adaptive perfectionism memiliki rata-rata IPK yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa maladaptive perfectionism.Temuan ini mengindikasikan pentingnya memahami dinamika perfectionism dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor budaya yang memengaruhi hubungan antara perfectionism dan harga diri pada mahasiswa Indonesia, mengingat konteks budaya dapat memainkan peran penting dalam membentuk ekspresi dan konsekuensi dari perfectionism. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi psikologis yang bertujuan untuk membantu mahasiswa mengelola perfectionism maladaptif dan meningkatkan harga diri mereka, misalnya melalui pelatihan keterampilan coping atau terapi kognitif perilaku. Terakhir, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan perfectionism dan harga diri dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat membantu mencegah perkembangan perfectionism maladaptif dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas perfectionism dan dampaknya terhadap mahasiswa, serta memberikan dasar bagi pengembangan program pencegahan dan intervensi yang efektif.
- On the Development of Perfectionism: The Longitudinal Role of Academic Achievement and Academic Efficacy... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jopy.12261On the Development of Perfectionism The Longitudinal Role of Academic Achievement and Academic Efficacy onlinelibrary wiley doi 10 1111 jopy 12261
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-0167.45.3.304APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 0167 45 3 304
| File size | 247.01 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Di antara faktor-faktor tersebut, kegiatan keagamaan rutin dan pemanfaatan candi sebagai destinasi wisata religi menjadi faktor yang paling dominan dalamDi antara faktor-faktor tersebut, kegiatan keagamaan rutin dan pemanfaatan candi sebagai destinasi wisata religi menjadi faktor yang paling dominan dalam
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Latar Belakang: Kemampuan sosialisasi merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh anak prasekolah agar mereka dapat mengolah emosi, mampu bergaul, menumbuhkanLatar Belakang: Kemampuan sosialisasi merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh anak prasekolah agar mereka dapat mengolah emosi, mampu bergaul, menumbuhkan
4141 009) dengan P-value sebesar (0. 000). sedangkan pada variabel beban kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja yang ditunjukkan009) dengan P-value sebesar (0. 000). sedangkan pada variabel beban kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja yang ditunjukkan
UMUM Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan validitas isi dan reliabilitas instrumen menggunakan rumus Cronbachs alpha dengan kategori tinggi. PengujianUji validitas dalam penelitian ini menggunakan validitas isi dan reliabilitas instrumen menggunakan rumus Cronbachs alpha dengan kategori tinggi. Pengujian
UNTAG SMDUNTAG SMD Data penelitian dianalisis teknik Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Berdasarkan hasil analisa diketahuiData penelitian dianalisis teknik Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Berdasarkan hasil analisa diketahui
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan HTA, pada stasiun penggilingan mempunyai 14 tahapan pekerjaan. Analisis secara kualitatif menggunakanBerdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan HTA, pada stasiun penggilingan mempunyai 14 tahapan pekerjaan. Analisis secara kualitatif menggunakan
STIALANSTIALAN Dari dua model mediasi sederhana ini terlihat bahwa model terbaik untuk meningkatkan prestasi kerja adalah melalui kepemimpinan, motivasi, dan prestasiDari dua model mediasi sederhana ini terlihat bahwa model terbaik untuk meningkatkan prestasi kerja adalah melalui kepemimpinan, motivasi, dan prestasi
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang menjelaskan bagaimana kecerdasan emosional mempengaruhi kinerja karyawan. Uji hipotesis menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang menjelaskan bagaimana kecerdasan emosional mempengaruhi kinerja karyawan. Uji hipotesis menunjukkan
Useful /
STIDNATSIRSTIDNATSIR KTB melakukan pemberdayaan perempuan melalui serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi perempuan di Desa Teluk Dalam.KTB melakukan pemberdayaan perempuan melalui serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi perempuan di Desa Teluk Dalam.
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Metode analisa data dengan menggunakan Chi square test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan responden berada pada umur 31 - 35Metode analisa data dengan menggunakan Chi square test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan responden berada pada umur 31 - 35
STIALANSTIALAN Nilai religiusitas dengan kepemimpinan adaptif pada pelatihan kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat belum terintegrasi.Nilai religiusitas dengan kepemimpinan adaptif pada pelatihan kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat belum terintegrasi.
STIALANSTIALAN Jurnal Good Governance diterbitkan dua kali setahun, berisi artikel hasil penelitian dan pemikiran dalam bidang ilmu administrasi, termasuk administrasiJurnal Good Governance diterbitkan dua kali setahun, berisi artikel hasil penelitian dan pemikiran dalam bidang ilmu administrasi, termasuk administrasi