UNISMUHUNISMUH

Jurnal Hukum Ekonomi SyariahJurnal Hukum Ekonomi Syariah

Penelitian ini membahas relevansi dan tantangan al-Urf dan al-Adah dalam konteks perkembangan fintech dan globalisasi yang pesat. Al-Urf, kebiasaan umum yang diterima dalam masyarakat, dan al-Adah, praktik tradisi lokal, berfungsi sebagai sumber hukum sekunder dalam Islam yang memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan hukum syariah dengan perubahan sosial dan ekonomi. Kemajuan teknologi dan globalisasi telah menciptakan dinamika baru dalam praktik ekonomi yang tidak selalu sesuai dengan hukum Islam klasik. Tantangan seperti transaksi non-tunai, pinjaman peer-to-peer, dan investasi digital sering kali memerlukan penilaian baru melalui prinsip-prinsip al-Urf dan al-Adah agar tetap sejalan dengan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi pustaka untuk mengidentifikasi relevansi, tantangan, serta solusi penerapan al-Urf dan al-Adah dalam konteks digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara ulama, akademisi, dan praktisi bisnis diperlukan untuk membentuk standar syariah yang adaptif. Dengan mengakui praktik-praktik baru yang tidak bertentangan dengan prinsip Islam, al-Urf dan al-Adah berpotensi memperkuat keadilan dan etika dalam transaksi fintech, serta mendukung keberlanjutan ekonomi syariah di era global.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa al-Urf dan al-Adah memiliki peran krusial dalam mengakomodasi perkembangan fintech dan globalisasi dalam hukum ekonomi Islam.Penerapan kedua konsep ini memungkinkan hukum Islam untuk tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariah yang mendasar.Diperlukan kolaborasi antara ulama, akademisi, dan praktisi bisnis untuk merumuskan standar syariah yang adaptif dan memastikan praktik fintech sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan al-Urf dan al-Adah dalam konteks fintech di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan spesifik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengevaluasi kesesuaian praktik fintech baru dengan prinsip-prinsip syariah, dengan mempertimbangkan peran al-Urf dan al-Adah sebagai sumber hukum sekunder. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak penerapan al-Urf dan al-Adah terhadap inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam konteks fintech, untuk memastikan bahwa inovasi teknologi memberikan manfaat yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum ekonomi Islam yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.

  1. Eksistensi 'Urf dan Adat Kebiasaan Sebagai Dalil Fiqh | Sulfan Wandi | Samarah: Jurnal Hukum Keluarga... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/3111Eksistensi Urf dan Adat Kebiasaan Sebagai Dalil Fiqh Sulfan Wandi Samarah Jurnal Hukum Keluarga jurnal ar raniry ac index php samarah article view 3111
  2. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. role development fiqh comparative study... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/23968El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua role development fiqh comparative study jurnal ar raniry ac index php usrah article view 23968
  3. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. postponement inheritance distribution seunuddon... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/10207El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua postponement inheritance distribution seunuddon jurnal ar raniry ac index php usrah article view 10207
  4. Islamic Economics and the Relevance of Al-Qawā‘id Al-Fiqhiyyah - Daud A. Mustafa, Hashir A. Abdulsalam,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2158244016671374Islamic Economics and the Relevance of Al QawAAoid Al Fiqhiyyah Daud A Mustafa Hashir A Abdulsalam journals sagepub doi 10 1177 2158244016671374
Read online
File size400.62 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test