IPDNIPDN

Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)

Pesisir Provinsi Banten merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana, seperti tsunami, banjir rob, dan abrasi. Tingginya aktivitas penduduk dan pembangunan infrastruktur di daerah ini meningkatkan risiko kerugian akibat bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis risiko bencana yang komprehensif untuk mendukung upaya mitigasi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko bencana di wilayah pesisir Provinsi Banten serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko berbasis kombinasi data sekunder dan survei lapangan. Data yang dianalisis mencakup peta kerentanan wilayah, sejarah bencana, dan faktor sosial ekonomi. Selain itu, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dilakukan untuk menggali kapasitas adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko bervariasi, dengan beberapa daerah seperti Pandeglang dan Serang berada pada kategori risiko tinggi. Faktor utama penyebabnya antara lain kerentanan geografis, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya infrastruktur mitigasi.

Wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko yang bervariasi, dengan Pandeglang dan Serang sebagai daerah berisiko tinggi.Faktor utama penyebab risiko ini adalah kerentanan geografis, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya infrastruktur mitigasi.Upaya mitigasi yang lebih efektif dan terintegrasi diperlukan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan, termasuk penguatan sistem edukasi kebencanaan, peningkatan infrastruktur mitigasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi mitigasi bencana yang telah diterapkan di wilayah pesisir Banten, dengan fokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan implementasi. Kedua, penelitian tentang dampak perubahan iklim terhadap pola bencana di wilayah pesisir Banten perlu diperluas, termasuk analisis risiko jangka panjang dan pengembangan model prediksi bencana yang lebih akurat. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan sistem peringatan dini dan respons cepat terhadap bencana, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapan teknologi tersebut di masyarakat pesisir. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam pengelolaan risiko bencana di wilayah pesisir Banten, sehingga dapat menghasilkan kebijakan dan program yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. ANALISIS POTENSI SEKTOR UNGGULAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN |... doi.org/10.25157/ma.v7i1.4876ANALISIS POTENSI SEKTOR UNGGULAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN doi 10 25157 ma v7i1 4876
  2. Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan | Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan. vol jurnal edukasi... jurnal.edi.or.id/index.php/Junedik/issue/view/6Vol 1 No 3 2023 Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan vol jurnal edukasi jurnal edi index php Junedik issue view 6
  3. Development of Early Real-Time Disaster Mitigation Warning System Landslide with Gyroscope ADXL345 Sensor... doi.org/10.1088/1742-6596/2019/1/012080Development of Early Real Time Disaster Mitigation Warning System Landslide with Gyroscope ADXL345 Sensor doi 10 1088 1742 6596 2019 1 012080
  4. View of Program Berbasis Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Pandeglang. view... journal.lspr.ac.id/index.php/communicare/article/view/180/73View of Program Berbasis Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Pandeglang view journal lspr ac index php communicare article view 180 73
Read online
File size489.67 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test