POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

Kesehatan reproduksi remaja tetap menjadi isu kritis karena meningkatnya angka pernikahan dini dan kehamilan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah di SMP Negeri 6 Natar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 140 siswi kelas VII dan VIII yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji McNemar. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi, dengan nilai p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai seks pranikah dan berpotensi mengurangi perilaku seksual berisiko di kalangan remaja.

Pendidikan kesehatan reproduksi secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja tentang seks pranikah di SMP N 6 Natar (p < 0,001).Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang, namun setelah intervensi terjadi peningkatan signifikan ke kategori pengetahuan baik.Metode edukatif yang interaktif dan sesuai dengan perkembangan remaja terbukti efektif, sehingga integrasi pendidikan kesehatan reproduksi dalam kurikulum sekolah, peran aktif orang tua, dan dukungan kebijakan daerah sangat penting untuk pencegahan perilaku berisiko.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan kesehatan reproduksi terhadap perilaku nyata remaja, bukan hanya pengetahuan, dengan mengamati apakah peningkatan pemahaman berujung pada penurunan angka kehamilan remaja di sekolah yang sama dalam kurun waktu satu hingga dua tahun. Kedua, sebaiknya dikembangkan penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas berbagai media edukasi seperti video, media sosial interaktif, dan modul digital terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap remaja, agar dapat ditentukan pendekatan paling menarik dan relevan bagi generasi muda saat ini. Ketiga, diperlukan studi yang melibatkan peran orang tua dan lingkungan keluarga, misalnya melalui intervensi berbasis komunitas yang menggabungkan sesi edukasi untuk siswa dan orang tua secara bersamaan, untuk melihat sejauh mana komunikasi terbuka di rumah dapat memperkuat efek dari pendidikan sekolah terhadap pencegahan seks pranikah. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan melihat aspek perilaku, pemilihan metode terbaik, dan pendekatan holistik yang melibatkan sekolah, keluarga, dan teknologi.

  1. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Seks Pranikah Pada Remaja di SMP N 6 Natar... e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caring/article/view/2431Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Seks Pranikah Pada Remaja di SMP N 6 Natar e journal poltekkesjogja ac index php caring article view 2431
Read online
File size340.29 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test