UNESAUNESA

Jurnal Vokasi Teknik SipilJurnal Vokasi Teknik Sipil

Masalah yang sering muncul pada proyek konstruksi adalah sulitnya menyelesaikan proyek tepat waktu dan sulitnya menggunakan sumber daya yang efisien. Solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode resource leveling. Metode resource leveling bertujuan untuk meminimalisir tidak meratanya penggunaan tenaga kerja dalam waktu proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jadwal proyek dan alokasi sumber daya manusia sebelum dan setelah dilakukannya pemerataan tenaga kerja. Data proyek berupa item pekerjaan, durasi tiap pekerjaan, hubungan antar item pekerjaan, dan jumlah tenaga kerja tiap pekerjaan dianalisis menggunakan software primavera p6 untuk mendapatkan alokasi sumber daya manusia yang ideal. Hasil penelitian menunjukkan penambahan waktu kerja selama 9 hari atau 3,4%. Selain itu, terdapat juga perubahan sumber daya tukang dan pekerja pada bulan September dengan penurunan masing-masing 12,2% serta pada bulan Oktober mengalami penambahan jumlah tukang 23 orang dan pekerja 33 orang.

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian tentang pengendalian waktu dan tenaga kerja dengan software primavera p6 antara sebelum dan sesudah resource leveling pada proyek pembangunan gudang di Kabupaten Tuban dapat diambil 2 simpulan.Simpulan pertama terdapat pada penjadwalkan proyek yang mengalami perubahan waktu.Sebelum pemerataan proyek dilaksanakan selama 127 hari pada tanggal 26 Mei 2022 hingga 29 September 2022, sedangkan sesudah pemerataan proyek dilaksanakan selama 136 hari pada tanggal 26 Mei 2022 hingga 08 Oktober 2022.Jadi terdapat penambahan 9 hari atau 3,4%.Hal ini terjadi karena adanya upaya untuk meratakan penggunaan sumber daya guna mencegah fluktuasi tenaga kerja yang tidak stabil.Simpulan kedua terdapat pada pengalokasian sumber daya manusia yang mengalami perubahan jumlah tenaga kerja.Pada bulan September terjadi penurunan jumlah tukang dan pekerja masing-masing 12,2%, sedangkan pada bulan Oktober mengalami peningkatan jumlah tukang sebanyak 23 orang dan jumlah pekerja sebanyak 33 orang.Hal ini terjadi agar mendapatkan grafik sumber daya manusia yang ideal, yaitu sedikit demi sedikit grafik menurun hingga akhir proyek.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak penggunaan software primavera p6 dalam pengendalian waktu dan tenaga kerja proyek. Selain itu, dapat juga dilakukan studi kasus pada proyek konstruksi berskala besar untuk menguji efektivitas metode resource leveling dalam meminimalisir ketidakmerataan penggunaan tenaga kerja. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi alternatif dalam meratakan penggunaan tenaga kerja, seperti penggunaan teknologi otomatisasi atau sistem manajemen tenaga kerja yang lebih canggih.

  1. Analisis Resource Leveling Pada Proyek Pembangunan Rusun Aspol Sanglah T.36 Bertingkat 4 Lantai | Jurnal... e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/5429Analisis Resource Leveling Pada Proyek Pembangunan Rusun Aspol Sanglah T 36 Bertingkat 4 Lantai Jurnal e journal unmas ac index php jikt article view 5429
Read online
File size725.14 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test