UMSUMS

Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik SipilDinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil

Pengelolaan air hujan merupakan tantangan dalam industri konstruksi karena berpotensi menyebabkan genangan, banjir, dan kerusakan infrastruktur. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah paving block berpori, yaitu beton dengan porositas tinggi yang memungkinkan air meresap ke dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan paving block berpori dengan memanfaatkan limbah keramik sebagai substitusi agregat kasar sebesar 20% serta mengkaji pengaruh variasi proporsi agregat halus terhadap agregat kasar. Parameter yang ditinjau meliputi kuat tekan, penyerapan air, berat jenis, dan ketahanan terhadap natrium sulfat. Metode penelitian meliputi pengujian karakteristik material, pembuatan benda uji dengan perbandingan campuran 1:3 (semen:agregat), serta pengujian laboratorium pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 1,5/1,5 dengan substitusi 20% limbah keramik menghasilkan kuat tekan dan ketahanan terhadap natrium sulfat terbaik, sedangkan variasi 0,15/2,85 menghasilkan nilai penyerapan air tertinggi. Pemanfaatan limbah keramik terbukti meningkatkan performa paving block berpori meskipun menyebabkan penurunan berat jenis.

Berdasarkan hasil pengujian, komposisi paving block berpori yang paling optimal dalam penelitian ini adalah variasi agregat halus.1,5 dengan substitusi limbah keramik sebesar 20% pada agregat kasar.Komposisi ini menghasilkan kuat tekan tertinggi, memenuhi kriteria Mutu A, serta menunjukkan ketahanan terhadap natrium sulfat, sehingga memiliki durabilitas yang baik.Meskipun variasi dengan agregat halus lebih rendah menghasilkan penyerapan air yang lebih tinggi, penurunan kuat tekan yang terjadi menjadikannya kurang optimal dari sisi struktural.1,5 dengan 20% limbah keramik dinilai paling seimbang dalam memenuhi tujuan penelitian, yaitu menghasilkan paving block berpori yang memiliki kemampuan peresapan air, kekuatan mekanis, dan ketahanan yang memadai serta ramah lingkungan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian dengan variasi umur perawatan yang lebih luas, seperti pada umur paving 7 hari, 21 hari, dan 28 hari. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi proporsi agregat halus terhadap karakteristik paving block berpori, terutama dalam hal ketahanan terhadap serangan kimia dan pengaruh larutan sulfat. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan paving block berpori yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.

  1. Pemanfaatan Steel Slag sebagai Substitusi Agregat Kasar pada Pembuatan Beton HVFA-SCC Tahan Serangan... journals.ums.ac.id/index.php/DTS/article/view/23273Pemanfaatan Steel Slag sebagai Substitusi Agregat Kasar pada Pembuatan Beton HVFA SCC Tahan Serangan journals ums ac index php DTS article view 23273
  2. DOI Name 10.31002 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.31002DOI Name 10 31002 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 31002
  3. Evaluation of Pavement Condition Based on the Value of Surface Distress Index and Pavement Condition... doi.org/10.23917/dts.v16i2.23271Evaluation of Pavement Condition Based on the Value of Surface Distress Index and Pavement Condition doi 10 23917 dts v16i2 23271
Read online
File size336.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test