PURIFIKASIPURIFIKASI
Jurnal PurifikasiJurnal PurifikasiZona pesisir merupakan antarmuka sosial-ekologis yang penting karena mendukung keanekaragaman hayati, mata pencaharian, dan ketahanan iklim. Namun, urbanisasi yang pesat dan lemahnya tata kelola spasial telah memperburuk degradasi pesisir di Kota Kupang, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat degradasi lingkungan pesisir dan mengevaluasi respons kebijakan melalui tinjauan literatur sistematis terhadap 25 artikel yang telah ditelaah sejawat dan laporan resmi yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024. Dengan berpedoman pada protokol PRISMA 2020, tinjauan ini berfokus pada indikator utama seperti erosi garis pantai, deforestasi mangrove, sedimentasi, kualitas air, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Temuan menunjukkan adanya kemunduran garis pantai hingga 30 meter, penurunan tutupan mangrove lebih dari 35%, serta tingkat kekeruhan yang tinggi di kawasan seperti Bolok, Lasiana, dan Oesapa. Meskipun terdapat kebijakan konservasi seperti Program Rehabilitasi Mangrove Nasional dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu, implementasinya masih terfragmentasi akibat silo kelembagaan, koordinasi antarinstansi yang lemah, dan kurangnya integrasi masyarakat. Selain itu, pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan alat spasial dalam proses perencanaan masih terbatas, sehingga menghambat pemantauan yang efektif dan manajemen adaptif. Studi ini menekankan perlunya kerangka tata kelola pesisir adaptif yang mengintegrasikan teknologi geospasial, konservasi berbasis masyarakat, dan penilaian jasa ekosistem. Dengan menjembatani kesenjangan antara ilmu pengetahuan dan kebijakan serta memperkuat kapasitas kelembagaan, Kota Kupang dapat bergerak menuju pembangunan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan selaras dengan agenda ekonomi biru.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa zona pesisir Kota Kupang mengalami degradasi lingkungan yang signifikan, ditandai dengan erosi pantai, deforestasi mangrove, sedimentasi, dan penurunan keanekaragaman hayati.Degradasi ini diperparah oleh lemahnya koordinasi antar lembaga, kurangnya integrasi masyarakat dalam kebijakan konservasi, dan pemanfaatan teknologi spasial yang terbatas.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerangka tata kelola pesisir adaptif yang mengintegrasikan teknologi geospasial, konservasi berbasis masyarakat, dan penilaian jasa ekosistem guna mencapai pembangunan pesisir yang berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosio-ekonomi dari degradasi pesisir terhadap mata pencaharian masyarakat lokal dan kesehatan publik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai metode rehabilitasi mangrove dalam konteks lokal, termasuk penggunaan spesies mangrove yang adaptif terhadap perubahan iklim. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediktif berbasis data spasial yang dapat memproyeksikan risiko erosi pantai dan sedimentasi di masa depan, sehingga memungkinkan perencanaan tata ruang yang lebih adaptif dan mitigasi bencana yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pengambilan kebijakan dalam pengelolaan wilayah pesisir Kota Kupang secara berkelanjutan, serta dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa.
- The PRISMA 2020 statement: an updated guideline for reporting systematic reviews | The BMJ. prisma statement... doi.org/10.1136/bmj.n71The PRISMA 2020 statement an updated guideline for reporting systematic reviews The BMJ prisma statement doi 10 1136 bmj n71
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/246/1/012045Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 246 1 012045
- 0. pdf obj endobj xobject pattern procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs... doi.org/10.36347/sajb.2020.v08i04.0020 pdf obj endobj xobject pattern procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs doi 10 36347 sajb 2020 v08i04 002
| File size | 371.11 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Masyarakat nelayannya memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segare Lauq yang bergerak di bidang perikanan dan budidaya laut, terutama lobster. KendalaMasyarakat nelayannya memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segare Lauq yang bergerak di bidang perikanan dan budidaya laut, terutama lobster. Kendala
IKHACIKHAC Studi ini mempelajari bagaimana literasi keuangan dan persepsi risiko memengaruhi keputusan investasi saham syariah di antara mahasiswa Generasi Z, denganStudi ini mempelajari bagaimana literasi keuangan dan persepsi risiko memengaruhi keputusan investasi saham syariah di antara mahasiswa Generasi Z, dengan
ARIMSIARIMSI Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, di mana fungsi kepadatan penduduk dibuat berdasarkan data sekunder dari Badan PusatMetode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, di mana fungsi kepadatan penduduk dibuat berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat
UNJUNJ Tren peningkatan partisipasi sekolah jenjang SLTA (SMA/SMK/MA) di Kabupaten Wonosobo berdampak pada meningkatnya kebutuhan fasilitas pendidikan, khususnyaTren peningkatan partisipasi sekolah jenjang SLTA (SMA/SMK/MA) di Kabupaten Wonosobo berdampak pada meningkatnya kebutuhan fasilitas pendidikan, khususnya
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum di SMAN 2 Sutera telah mengakomodasi sebagian aspek kompetensi abad ke-21, masih terdapat kesenjanganHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum di SMAN 2 Sutera telah mengakomodasi sebagian aspek kompetensi abad ke-21, masih terdapat kesenjangan
UNTUNT Jenis kelamin dan pekerjaan merupakan faktor signifikan yang berhubungan dengan QOL, di mana pria dan nelayan menunjukkan skor tertinggi. Status perkawinan,Jenis kelamin dan pekerjaan merupakan faktor signifikan yang berhubungan dengan QOL, di mana pria dan nelayan menunjukkan skor tertinggi. Status perkawinan,
UNIMALUNIMAL Parameter kualitas air selama penelitian yang diukur antara lain adalah suhu air dengan kisaran 26,6-28,1 ᵒC, dan pH 7,1-7,8. Semakin tinggi konsentrasiParameter kualitas air selama penelitian yang diukur antara lain adalah suhu air dengan kisaran 26,6-28,1 ᵒC, dan pH 7,1-7,8. Semakin tinggi konsentrasi
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Status gizi dibagi menjadi 3 kelompok antara lain gizi kurang, gizi normal dan gizi lebih. Berdasarkan hasil pengelompokan data status gizi pada banjarStatus gizi dibagi menjadi 3 kelompok antara lain gizi kurang, gizi normal dan gizi lebih. Berdasarkan hasil pengelompokan data status gizi pada banjar
Useful /
UNRAMUNRAM Pelatihan membekali 90% peserta dengan keterampilan teknis memadai untuk produksi mandiri, termasuk pengelolaan rasio C/N dan fermentasi. Evaluasi pendampinganPelatihan membekali 90% peserta dengan keterampilan teknis memadai untuk produksi mandiri, termasuk pengelolaan rasio C/N dan fermentasi. Evaluasi pendampingan
UNRAMUNRAM Beberapa siswa juga membagikan pengalaman pribadi dan menunjukkan empati terhadap korban bullying, yang mengindikasikan adanya ruang refleksi kritis terhadapBeberapa siswa juga membagikan pengalaman pribadi dan menunjukkan empati terhadap korban bullying, yang mengindikasikan adanya ruang refleksi kritis terhadap
UMKUMK Inflasi tinggi dapat menyebabkan krisis keuangan di berbagai sektor, termasuk perbankan yang merupakan bagian penting dari perekonomian. Penelitian iniInflasi tinggi dapat menyebabkan krisis keuangan di berbagai sektor, termasuk perbankan yang merupakan bagian penting dari perekonomian. Penelitian ini
UNIMALUNIMAL Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan Koi yang berukuran 5 – 7 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media filter pada sistemIkan uji yang digunakan adalah benih ikan Koi yang berukuran 5 – 7 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media filter pada sistem