UMKUMK

Jurnal Elektro Kontrol (ELKON)Jurnal Elektro Kontrol (ELKON)

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan solusi energi terbarukan yang banyak diterapkan di daerah terpencil. Namun, sistem ini memiliki kelemahan berupa fluktuasi tegangan akibat perubahan beban konsumen secara tiba-tiba. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengatur beban otomatis berbasis mikrokontroler dengan kontrol Proportional–Integral–Derivative (PID) untuk menjaga kestabilan tegangan keluaran generator mikrohidro. Perubahan tegangan keluaran dipengaruhi oleh pengaturan penggunaan beban. Dalam penelitian ini dibuat sistem pengatur beban otomatis (ELC/Electronic Load Controller) pada generator sinkron 1 fasa untuk menjaga kestabilan tegangan generator sesuai ratingnya sebesar 220 Volt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dengan kontrol PID mampu menstabilkan tegangan keluaran pada nilai 220 V ± 1%. Dibandingkan dengan sistem tanpa control ELC, selisih tegangan berkurang hingga 80%. Berdasarkan hasil tersebut, kontrol PID terbukti efektif dalam menjaga kestabilan tegangan pada PLTMH skala kecil, serta berpotensi diterapkan pada sistem pembangkit terbarukan lainnya.

Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian sistem pengatur beban otomatis menggunakan kontrol PID pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro, dapat disimpulkan bahwa sistem yang dirancang mampu menjaga kestabilan tegangan keluaran generator secara efektif terhadap variasi beban.Pada pengujian tanpa pengatur beban, tegangan generator mengalami penurunan signifikan dari 403 V menjadi 227 V saat beban meningkat hingga 1000 W.Namun, setelah penerapan Electronic Load Controller (ELC) berbasis kontrol PID, tegangan keluaran dapat dipertahankan stabil dalam rentang 215–219 V, mendekati nilai nominal 220 V dengan deviasi hanya ±2%.Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan kestabilan tegangan dibandingkan kondisi tanpa ELC.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh variasi beban terhadap kinerja sistem pengatur beban otomatis. Selain itu, dapat dilakukan studi perbandingan antara sistem pengatur beban otomatis berbasis mikrokontroler dengan sistem konvensional untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing-masing. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan algoritma kontrol PID yang lebih optimal untuk meningkatkan respons dan kestabilan sistem. Selain itu, studi kasus implementasi sistem pengatur beban otomatis pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro skala kecil di lapangan dapat dilakukan untuk menguji efektivitas dan keandalan sistem dalam kondisi nyata.

Read online
File size600.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test