STIESASTIESA

Gapura (Garba Pembangunan Masyarakat)Gapura (Garba Pembangunan Masyarakat)

Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) merupakan salah satu kebijakan strategis Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam upaya menekan angka pengangguran dan mendorong penciptaan wirausaha baru yang mandiri dan berkelanjutan. Namun demikian, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pemberian bantuan sarana usaha, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan manajerial peserta, khususnya dalam aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan peserta TKMP Tahun 2025 di Kabupaten Cianjur melalui pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan usaha mikro serta pemasaran digital. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan partisipatif, praktik langsung, dan evaluasi berkelanjutan terhadap 30 peserta TKMP dengan jenis usaha campuran yang mencakup sektor kuliner, perdagangan, dan jasa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Selain itu, peserta mulai menunjukkan perubahan perilaku usaha yang lebih terencana dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keberlanjutan usaha peserta TKMP serta mendukung efektivitas program ketenagakerjaan berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan serta pemasaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas manajerial peserta Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) di Kabupaten Cianjur.Pendekatan partisipatif dan aplikatif memungkinkan peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga menerapkannya secara langsung dalam usaha mereka, seperti dalam pencatatan keuangan, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta pemanfaatan media digital untuk pemasaran.Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan, sehingga perlu adanya pendampingan berkelanjutan serta integrasi pelatihan tersebut dalam program TKMP secara struktural untuk memastikan dampak jangka panjang terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha peserta.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital terhadap pertumbuhan omzet dan keberlangsungan usaha peserta TKMP dalam periode 1-2 tahun setelah pelatihan, agar dapat diketahui sejauh mana intervensi ini berkontribusi terhadap ketahanan usaha mikro. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas model pendampingan berbasis komunitas lokal, di mana peserta yang telah sukses didaulat sebagai mentor bagi peserta baru, guna mengevaluasi apakah model ini dapat memperluas cakupan pendampingan secara berkelanjutan dengan biaya yang lebih efisien. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi pelatihan digitalisasi usaha dengan fasilitas akses permodalan mikro, untuk menyelidiki apakah kombinasi peningkatan kapasitas dan dukungan keuangan dapat mempercepat perkembangan usaha peserta TKMP, terutama dalam konteks daerah pedesaan dengan keterbatasan infrastruktur digital.

Read online
File size1.03 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test