UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN

Sulesana: Jurnal Wawasan KeislamanSulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Penelitian ini menganalisis Etika Santri Terhadap Guru di Pondok Pesantren Tahdfizul Quran Baiturrahim dengan menggunakan pendekatan teologis dan fenomenologi sebagai kerangka metodologis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa bentuk Etika Santri Terhadap Guru dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan keberkahan antara santri dan guru, yaitu: hormat dan taat; etika dalam berbicara; mendahulukan guru dan Pembina; menjaga akhlak di hadapan guru dan Pembina; tidak membantah guru dan Pembina; serta mengamalkan ilmu yang diberikan. Etika sangat ditekankan di dalam Pondok Pesantren karena mengajarkan nilai-nilai moral dan adab yang akan menjadi bekal hidup santri di masa depan. Hasil penelitian juga menunjukkan Implikasi Etika Santri Terhadap Pembentukan Karakter di Pondok Pesantren Tahdfizul Quran Baiturrahim sangat signifikan. Pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga sebagai tempat pembinaan moral dan spiritual. Beberapa Impilikasi Etika dalam Pembentukan karakter di Pondok Pesantren Tahdfizul Quran Baiturrahim yaitu penguatan akhlak mulia; kedisiplinan dan tanggung jawab; pembentukan karakter kemandirian; pengedalian diri dan kesabaran; serta internalisasi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam memberikan pemahaman tentang Etika Santri Terhadap Guru di Pondok Pesantren. Penelitian ini juga menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang Etika. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan pandangan baru dan pemahaman komprehensif tentang Etika Santri Terhadap Guru di lingkungan pesantren.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa santri di Pondok Pesantren Tahdfizul Quran Baiturrahim harus memiliki etika khusus dalam berinteraksi dengan guru demi menjaga adab dan keberkahan ilmu, yang diwujudkan melalui sikap hormat dan rendah hati.Faktor-faktor yang memengaruhi etika santri terhadap guru meliputi pendidikan adab sejak kecil, pengaruh lingkungan, dan tekanan aturan.Pembentukan karakter santri di pesantren ini melibatkan nilai-nilai seperti menghormati guru, berbakti kepada orang tua, disiplin, dan tanggung jawab, yang dibimbing oleh kyai dan ustadz.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengaruh lingkungan keluarga terhadap pembentukan etika santri terhadap guru, termasuk peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai moral dan agama sejak dini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran etika yang lebih efektif di pesantren, dengan mempertimbangkan pendekatan kontekstual dan partisipatif yang melibatkan santri secara aktif dalam proses pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penerapan etika santri terhadap guru terhadap kualitas interaksi sosial dan keberhasilan akademik santri, serta bagaimana etika ini berkontribusi pada pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pentingnya etika dalam pendidikan pesantren dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Read online
File size366.2 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test