UNPAMUNPAM

Jurnal Ilmiah Teknik KimiaJurnal Ilmiah Teknik Kimia

Kebutuhan bahan pengemas masih didominasi plastik sintetis yang sulit terurai dan dapat menghasilkan gas dioksin, sehingga mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Solusinya, menggunakan bioplastik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik bioplastik terbaik dengan perlakuan rasio (%) pati jagung dengan tepung jagung sebesar 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80; 0:100. Penelitian menggunakan RAL, dan analisis deskriptif. Suspensi pati dengan air dengan rasio 1:20 sebanyak 100g/run, dipanaskan pada suhu 70-80oC selama 30 menit sambil diaduk, ditambah 10% larutan PVA, dan 1 mL gliserol, dipanaskan dan diaduk selama 10 menit, diberi perlakuan degassing 10 menit, dicetak, dan dikeringkan pada suhu 50-60oC selama 24 jam. Bioplastik yang dikarakterisasi: ketahanan air, ketebalan film, biodegradasi, tensile strength, elongation at break, dan morfologinya. Hasil penelitian menunjukkan, penambahan tepung jagung meningkatkan ketahanan air, ketebalan film, waktu degradasi, tensile strength, dan elongation at break. Hasil terbaik pada penelitian ini diperoleh pada rasio 0:100.

Dari hasil penelitian yang kami lakukan kali ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung pada pati sebagai bahan baku dapat memperbaiki karakteristik bioplastik yang dihasilkan.Penambahan tepung dapat meningkatkan ketahanan air, menambah ketebalan, dan meningkatkan kekuatan mekanik bioplastik serta mudah terurai (waktu degradasi maksimum hanya 10 hari).Diharapkan bioplastik hasil penelitian ini sebagai bahan bisa menjadi alternatif pengemas pengganti plastik sintetis yang non-biodegradable.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode produksi bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bioplastik dalam berbagai aplikasi industri.

  1. PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI AREN DENGAN PENAMBAHAN ALOE VERA | Jurnal Inovasi Teknik Kimia.... publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/inteka/article/view/2488PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI AREN DENGAN PENAMBAHAN ALOE VERA Jurnal Inovasi Teknik Kimia publikasiilmiah unwahas ac index php inteka article view 2488
  2. PEMANFAATAN GADUNG DAN SERAT DAUN NANAS (GANAS) UNTUK PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE | JURNAL TEKNOLOGI... ejournal.akprind.ac.id/index.php/technoscientia/article/view/174PEMANFAATAN GADUNG DAN SERAT DAUN NANAS GANAS UNTUK PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE JURNAL TEKNOLOGI ejournal akprind ac index php technoscientia article view 174
  3. Produksi Bioplastik dari Sorgum dan Selulosa Secara Termoplastik | Darni | Jurnal Rekayasa Kimia &... doi.org/10.23955/rkl.v10i2.2420Produksi Bioplastik dari Sorgum dan Selulosa Secara Termoplastik Darni Jurnal Rekayasa Kimia doi 10 23955 rkl v10i2 2420
  4. Effect of Glycerol on Physical and Mechanical Properties of Wheat Starch Edible Films - Farahnaky - 2013... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jtxs.12007Effect of Glycerol on Physical and Mechanical Properties of Wheat Starch Edible Films Farahnaky 2013 onlinelibrary wiley doi 10 1111 jtxs 12007
  5. Isolation, Characterization, and Application of Nanocellulose from Oil Palm Empty Fruit Bunch Fiber as... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1155/2014/702538Isolation Characterization and Application of Nanocellulose from Oil Palm Empty Fruit Bunch Fiber as onlinelibrary wiley doi 10 1155 2014 702538
Read online
File size265 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test