STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and ResearchKemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terutama di jenjang sekolah dasar yang menjadi fondasi bagi pengembangan nalar ilmiah siswa. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran IPA masih banyak berfokus pada hafalan dan penyampaian informasi secara langsung, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir secara mendalam dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap empat artikel hasil penelitian yang relevan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi temuan antar studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning secara konsisten memberikan peningkatan positif pada kemampuan berpikir kritis siswa. Model Discovery Learning memungkinkan siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui pengamatan, percobaan, dan penarikan kesimpulan, sehingga memperkuat pemahaman konseptual dan mendorong pemikiran analitis. Temuan juga menunjukkan bahwa indikator keterampilan berpikir kritis seperti kemampuan menganalisis, menyimpulkan, dan mengklarifikasi mengalami peningkatan di setiap siklus. Dengan demikian, Discovery Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk membentuk pola pikir ilmiah sejak dini.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar.Model ini mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan menemukan konsep melalui pengalaman langsung, yang terbukti meningkatkan kemampuan analisis, refleksi, dan penalaran ilmiah.Konsistensi peningkatan hasil belajar dan kesamaan indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan dalam studi yang ditinjau memperkuat kesimpulan ini.
Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan mempertimbangkan gaya belajar individu. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Discovery Learning pada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai peran guru sebagai fasilitator dalam model Discovery Learning, termasuk pelatihan dan pengembangan profesional yang diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi model ini di kelas. Terakhir, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran IPA berbasis Discovery Learning, sehingga dapat memberikan umpan balik yang lebih akurat dan bermanfaat bagi guru dan siswa.
- Putting Global Education Through Transcript Based Lesson Analysis in Higher Education | Mutiani | Jurnal... jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/jpp/article/view/24472Putting Global Education Through Transcript Based Lesson Analysis in Higher Education Mutiani Jurnal jurnal fkip unila ac index php jpp article view 24472
- Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles... pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/93Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Perspektif Spradley Miles pub nuris ac journal jomaa article view 93
- Pengembangan Media Appekosis dengan Model Discovery Learning Pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/2460Pengembangan Media Appekosis dengan Model Discovery Learning Pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan jipp unram ac index php jipp article view 2460
- DOI Name 10.24114 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref email support... doi.org/10.24114DOI Name 10 24114 Values doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref email support doi 10 24114
| File size | 379.84 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL sebagai strategi efektif dalam pendidikan agama dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL sebagai strategi efektif dalam pendidikan agama dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
AFEKSIAFEKSI Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test = 6,46 (SD = 2,144), post-test = 8,24 (SD = 1,616); uji paired t menghasilkan t(75) = −6,399, p < 0,001; selisihHasil menunjukkan rata-rata skor pre-test = 6,46 (SD = 2,144), post-test = 8,24 (SD = 1,616); uji paired t menghasilkan t(75) = −6,399, p < 0,001; selisih
IPMAFAIPMAFA Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memberikan peluang besar dalam memperluas jangkauan dakwah dan menjadikannya lebih kontekstual bagi generasiHasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memberikan peluang besar dalam memperluas jangkauan dakwah dan menjadikannya lebih kontekstual bagi generasi
STAINUPASTAINUPA Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajianTeknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi data dan keterampilan visualisasi mahasiswa Program Studi Sistem InformasiKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi data dan keterampilan visualisasi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Teman diskusi kemampuan analisis yang lebih tinggi akan memiliki fungsi sebagai pembimbing, perangsang, penjaga dan pengasah kemampuan berpikir teman diskusinya,Teman diskusi kemampuan analisis yang lebih tinggi akan memiliki fungsi sebagai pembimbing, perangsang, penjaga dan pengasah kemampuan berpikir teman diskusinya,
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Produk budaya, seberagam dan sesulit apa pun bentuk visualnya, dapat dipahami maknanya melalui pendekatan semiotika dengan hasil yang bersifat multi tafsirProduk budaya, seberagam dan sesulit apa pun bentuk visualnya, dapat dipahami maknanya melalui pendekatan semiotika dengan hasil yang bersifat multi tafsir
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Karena keadaan khaos itu tidak mengherankan bila banyak orang menduga bahwa disrupsi tidak mungkin memiliki kerangka pikir yang jelas. Tulisan ini, denganKarena keadaan khaos itu tidak mengherankan bila banyak orang menduga bahwa disrupsi tidak mungkin memiliki kerangka pikir yang jelas. Tulisan ini, dengan
Useful /
Tel-UTel-U Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi visual dari material produk artisanal Brand Olah Plastic pada visual material produk Olah Plastic, yang menghasilkanPenelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi visual dari material produk artisanal Brand Olah Plastic pada visual material produk Olah Plastic, yang menghasilkan
EDUPEDEDUPED (1) Dengan menggunakan model Discovery Learning dalam pembelajaran Matematika dalam setiap pertemuan dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. (2) Meningkatkan(1) Dengan menggunakan model Discovery Learning dalam pembelajaran Matematika dalam setiap pertemuan dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. (2) Meningkatkan
EDUPEDEDUPED Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fenomena pernikahan dini terjadi di Desa Pangelen yang pertama dipengaruhi oleh faktor orang tua yang mendukungHasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fenomena pernikahan dini terjadi di Desa Pangelen yang pertama dipengaruhi oleh faktor orang tua yang mendukung
UGPUGP Penelitian ini merupakan eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan selama 30 hari. Perlakuan yang digunakan:Penelitian ini merupakan eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan selama 30 hari. Perlakuan yang digunakan: