POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG

Jurnal Kesehatan Lingkungan MandiriJurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri

Sampah kelapa muda yang banyak di sekitaran pantai Padang yang meningkat setiap harinya menyebabkan timbulan sampah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi lingkungan. Penghasil sampah kelapa muda terutama pedagang kelapa di sepanjang pantai tidak memperhatikan penanganan sampah kelapa mudanya. Pedagang kelapa muda di sepanjang pantai Padang tidak ada yang melakukan pemanfaatan terhadap sampah kelapa muda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penanganan sampah kelapa muda di sepanjang pantai Padang dan pembuatan cocopeat. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan penanganan sampah kelapa muda di sepanjang pantai Padang dan pembuatan cocopeat. Penelitian menyatakan rata-rata timbulan sampah kelapa muda di sepanjang pantai Padang sebesar 10,8 kg/unit/hari. Pemilahan sampah kategori baik (18,2%) dan kategori buruk (81,8%). Pewadahan sampah kategori buruk (100%). Dan sampah kelapa muda dimanfaatkan sebagai cocopeat. Untuk penanganan sampah kelapa muda diharapkan pedagang kelapa muda di sepanjang pantai Padang diharapkan dapat memperhatikan timbulan sampah kelapa muda yang dihasilkan setiap hari. Memperhatikan pewadahan sampah kelapa muda. Memanfaatkan sampah kelapa muda menjadi sesuatu yang berguna.

Jumlah timbulan sampah di pantai Padang sebesar 10,8 kg/per pedagang per hari.Sebagian besar pedagang tidak melakukan pemilahan sampah dengan kategori buruk (81,8%) dan hanya sedikit dalam kategori baik (18,2%).Pewadahan sampah di kios pedagang dikategorikan buruk (100%), namun sampah kelapa muda telah dimanfaatkan menjadi cocopeat melalui proses pengumpulan, pemisahan sabut, pengayakan, pencucian, pengeringan, dan pengemasan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai penerapan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik secara terstruktur di kios pedagang kelapa muda, untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan nilai ekonomi dari limbah yang dihasilkan. Kedua, penting untuk mengevaluasi penggunaan wadah penyimpanan sementara yang kuat, kedap air, dan mudah dibersihkan, serta mengukur dampaknya terhadap higienitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar pantai. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut potensi pengembangan unit pengolahan cocopeat skala kecil yang dikelola secara kolektif oleh para pedagang, termasuk analisis kelayakan ekonomi, kualitas produk, serta peluang pemasaran sebagai upaya peningkatan pendapatan dan keberlanjutan lingkungan.

Read online
File size50.8 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test