UNIGALUNIGAL
Jurnal Keperawatan GaluhJurnal Keperawatan GaluhPerilaku caring merupakan fondasi ontologis dan epistemologis praktik keperawatan yang berperan penting dalam membangun relasi terapeutik antara perawat dan pasien, khususnya pada pasien hemodialisis yang menjalani terapi jangka panjang dan berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku caring perawat dan tingkat kepuasan pasien hemodialisis di rumah sakit umum daerah tipe C. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional terhadap 53 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Perilaku caring diukur menggunakan Caring Behavior Inventory (CBI-24), sedangkan kepuasan pasien diukur dengan instrumen berbasis dimensi RATER. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perilaku caring perawat berada pada kategori cukup (37,7%) dan kepuasan pasien didominasi kategori puas (39,6%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara perilaku caring perawat dan kepuasan pasien (r = 0,612; p < 0,001). Kesimpulannya, perilaku caring perawat berhubungan erat dengan kepuasan pasien hemodialisis, sehingga penguatan kompetensi relasional, komunikasi terapeutik, dan dukungan organisasi keperawatan penting untuk meningkatkan mutu layanan dan pengalaman pasien secara berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku caring perawat adalah penentu utama kepuasan pasien hemodialisis, berfungsi sebagai penghubung antara proses interpersonal layanan kesehatan dan hasil akhir pasien.Temuan ini menguatkan kerangka teoretis bahwa kepuasan pasien dalam perawatan kronis sangat ditentukan oleh kualitas hubungan terapeutik, empati, dan responsivitas perawat, bukan hanya aspek teknis.Untuk meningkatkan mutu layanan, institusi direkomendasikan untuk melakukan intervensi sistemik pada tingkat organisasi dan menjadikan caring sebagai indikator kinerja utama, serta penelitian lanjutan perlu menguji hubungan kausal melalui desain longitudinal atau eksperimental.
Meskipun penelitian ini telah mengonfirmasi hubungan signifikan antara perilaku caring perawat dan kepuasan pasien hemodialisis, beberapa arah penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, sangat penting untuk beralih dari korelasi menuju pemahaman jalur kausal dan mekanisme yang lebih mendalam. Studi longitudinal atau eksperimental dapat dirancang untuk menelisik bagaimana intervensi spesifik pada perilaku caring, seperti program komunikasi terapeutik yang intensif atau strategi dukungan emosional yang terarah, secara langsung memengaruhi respons psikologis pasien, seperti pengurangan kecemasan atau peningkatan rasa keberdayaan, yang kemudian berkontribusi pada kepuasan jangka panjang mereka. Ini akan menjawab pertanyaan tentang Bagaimana intervensi caring spesifik secara kausal memengaruhi kesejahteraan psikologis dan kepuasan pasien hemodialisis dari waktu ke waktu? Kedua, mengingat temuan bahwa tingkat caring perawat masih berada pada kategori cukup sementara kepuasan pasien puas, diperlukan penelitian yang mengevaluasi efektivitas intervensi multilevel yang melibatkan baik peningkatan kompetensi individu perawat maupun reformasi struktural di tingkat organisasi. Misalnya, menguji dampak gabungan dari pelatihan caring dan penyesuaian rasio perawat-pasien atau manajemen beban kerja terhadap kualitas caring yang teramati dan kepuasan pasien secara berkelanjutan akan sangat bermanfaat. Pertanyaan penelitian bisa berbunyi: Sejauh mana intervensi gabungan di level individu dan organisasi dapat meningkatkan kualitas perilaku caring perawat dan kepuasan pasien hemodialisis secara optimal? Terakhir, untuk meningkatkan validitas eksternal dan konteks aplikasi, studi masa depan perlu mengeksplorasi faktor moderasi seperti karakteristik demografi pasien (usia, tingkat pendidikan, lama menjalani terapi) dan tipe fasilitas kesehatan yang berbeda (misalnya, perbandingan antar rumah sakit umum daerah dan swasta). Memahami bagaimana faktor-faktor ini memengaruhi atau mengubah hubungan antara perilaku caring dan kepuasan akan memungkinkan pengembangan strategi caring yang lebih adaptif dan sesuai kebutuhan spesifik populasi. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya akan memvalidasi pentingnya caring, tetapi juga menyediakan panduan praktis untuk implementasi yang efektif di berbagai pengaturan klinis.
| File size | 1.2 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
YMPAIYMPAI Justifikasi ilmiah dari hasil ini memperkuat temuan-temuan sebelumnya bahwa sistem layanan mandiri kesehatan memerlukan pendekatan desain yang inklusifJustifikasi ilmiah dari hasil ini memperkuat temuan-temuan sebelumnya bahwa sistem layanan mandiri kesehatan memerlukan pendekatan desain yang inklusif
STIKESNHSTIKESNH Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 110 responden ibu hamil trimester I,Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 110 responden ibu hamil trimester I,
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Sebagian besar ibu hamil di Wilayah Puskesmas Cilacap Selatan 1 Kabupaten Cilacap tahun 2025 berada dalam kategori umur dan paritas tidak berisiko, berpendidikanSebagian besar ibu hamil di Wilayah Puskesmas Cilacap Selatan 1 Kabupaten Cilacap tahun 2025 berada dalam kategori umur dan paritas tidak berisiko, berpendidikan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu DanMetode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pendidikan karakter merupakan elemen fundamental dalam membentuk sumber daya manusia yang bermoral, cerdas, dan berdaya saing. Di tengah tantangan globalisasiPendidikan karakter merupakan elemen fundamental dalam membentuk sumber daya manusia yang bermoral, cerdas, dan berdaya saing. Di tengah tantangan globalisasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kesimpulan: Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam adopsi alat kesehatan inovatif berbasis teknologi lokal yang terjangkau dan aplikatif diKesimpulan: Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam adopsi alat kesehatan inovatif berbasis teknologi lokal yang terjangkau dan aplikatif di
SARI MUTIARASARI MUTIARA Rabies merupakan salah satu virus yang menyebabkan kematian bagi manusia maupun hewan. Penularan virus rabies dapat melalui gigitan binatang peliharaanRabies merupakan salah satu virus yang menyebabkan kematian bagi manusia maupun hewan. Penularan virus rabies dapat melalui gigitan binatang peliharaan
UTUUTU Based on the results of the research, there is no significant relationship between menstrual patterns, dietary patterns, and physical activity with theBased on the results of the research, there is no significant relationship between menstrual patterns, dietary patterns, and physical activity with the
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada remaja putri yang belum terpapar dengan edukasi terkait pemberian aromaterapi lemon (citrus) yangKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada remaja putri yang belum terpapar dengan edukasi terkait pemberian aromaterapi lemon (citrus) yang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pelatihan pemrograman Java yang dilaksanakan di SMKN 3 Medan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep dasar pemrograman berorientasi objekPelatihan pemrograman Java yang dilaksanakan di SMKN 3 Medan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep dasar pemrograman berorientasi objek
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Instrumen yang digunakan adalah (a) lembaran observasi untuk siswa dan guru/peneliti, (b) lembaran panduan wawancara, (c) angket, (d) dokumentasi, (e)Instrumen yang digunakan adalah (a) lembaran observasi untuk siswa dan guru/peneliti, (b) lembaran panduan wawancara, (c) angket, (d) dokumentasi, (e)
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Secara umum dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru Al Islam di SMP MUHAMMADIYAH 01 MEDAN pada saat membimbing diskusi ada enam kegiatanSecara umum dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru Al Islam di SMP MUHAMMADIYAH 01 MEDAN pada saat membimbing diskusi ada enam kegiatan