UNIGALUNIGAL
Jurnal Keperawatan GaluhJurnal Keperawatan GaluhHenti jantung mendadak merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan memerlukan tindakan pertolongan segera berupa Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) oleh saksi awam. Namun, keterampilan CPR pada remaja sekolah masih tergolong rendah. Metode peer teaching dipandang sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan psikomotor melalui interaksi teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode peer teaching terhadap peningkatan keterampilan CPR pada siswa SMA Negeri 7 Tasikmalaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest pada 38 siswa kelas X yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa checklist keterampilan CPR yang mengacu pada standar American Heart Association (AHA) 2020. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata keterampilan CPR pada posttest dibandingkan pretest, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001) dan effect size yang sangat besar (Cohens d = 1,98). Disimpulkan bahwa metode peer teaching efektif dalam meningkatkan keterampilan CPR pada siswa SMA.
Metode peer teaching terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan CPR pada siswa SMA.Peningkatan ditunjukkan oleh perbedaan nilai pretest dan posttest yang signifikan secara statistik serta effect size yang sangat besar.Pendekatan pembelajaran berbasis teman sebaya memungkinkan siswa memperoleh kesempatan praktik yang lebih intensif, umpan balik langsung, dan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan tindakan kegawatdaruratan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain quasi-eksperimental atau randomized controlled trial dengan kelompok kontrol untuk memperkuat validitas internal dan generalisasi hasil. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peer teaching, seperti karakteristik tutor sebaya, motivasi siswa, dan kualitas umpan balik yang diberikan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan peer teaching yang lebih komprehensif dan terstruktur, serta evaluasi dampaknya terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri siswa dalam melakukan CPR di berbagai setting, seperti di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana peer teaching dapat dioptimalkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kejadian henti jantung.
| File size | 593.22 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Sample yang digunakan sejumlahPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Sample yang digunakan sejumlah
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Belakangan ini banyak siswa yang ikut serta dalam demonstrasi menentang kebijakan pemerintah. Namun, mereka tidak mengetahui secara rinci isi kebijakanBelakangan ini banyak siswa yang ikut serta dalam demonstrasi menentang kebijakan pemerintah. Namun, mereka tidak mengetahui secara rinci isi kebijakan
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Siswa SMA belum memahami berbagai karier di bidang akuntansi karena selama ini pemahaman mereka belajar akuntansi hanya untuk menjadi pegawai pembukuan,Siswa SMA belum memahami berbagai karier di bidang akuntansi karena selama ini pemahaman mereka belajar akuntansi hanya untuk menjadi pegawai pembukuan,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sebagian besar penelitian yang ada hanya mengandalkan perbandingan pre‑post dan tidak menyediakan analisis komprehensif pada level individu maupun item.Sebagian besar penelitian yang ada hanya mengandalkan perbandingan pre‑post dan tidak menyediakan analisis komprehensif pada level individu maupun item.
UM MetroUM Metro Dukungan orang tua dan kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan Self-Regulated Learning (SRL) siswa SMAIT Hidayah Klaten. Kedua variabelDukungan orang tua dan kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan Self-Regulated Learning (SRL) siswa SMAIT Hidayah Klaten. Kedua variabel
JOMPARNDJOMPARND Kemajuan teknologi di era digital menuntut keterampilan literasi digital sebagai kompetensi penting bagi pelajar untuk mendukung proses belajar, mengembangkanKemajuan teknologi di era digital menuntut keterampilan literasi digital sebagai kompetensi penting bagi pelajar untuk mendukung proses belajar, mengembangkan
UYPUYP Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, dengan tutor dan asisten yang membantu peserta memahami materi. Perlu adanya keberlanjutanSecara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, dengan tutor dan asisten yang membantu peserta memahami materi. Perlu adanya keberlanjutan
UM SURABAYAUM SURABAYA Permasalahan di SMA Negeri 2 Batu meliputi banyaknya jajanan tidak sehat, kebiasaan siswa jajan di sekolah, tidak adanya media sekolah untuk transfer pengetahuanPermasalahan di SMA Negeri 2 Batu meliputi banyaknya jajanan tidak sehat, kebiasaan siswa jajan di sekolah, tidak adanya media sekolah untuk transfer pengetahuan
Useful /
POLANKAPOLANKA Data perilaku hidup bersih dan sehat ibu diperoleh dengan kuesioner perilaku hidup bersih dan sehat. Data kejadian diare diperoleh dengan melihat laporanData perilaku hidup bersih dan sehat ibu diperoleh dengan kuesioner perilaku hidup bersih dan sehat. Data kejadian diare diperoleh dengan melihat laporan
POLANKAPOLANKA Ketidaklengkapan ini terjadi meskipun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian informed consent sudah tersedia dan disosialisasikan kepada tenaga medis.Ketidaklengkapan ini terjadi meskipun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian informed consent sudah tersedia dan disosialisasikan kepada tenaga medis.
POLANKAPOLANKA Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke-1, 4 dan 12 menggunakan Gluco-DR. Kadar glukosa darah diuji dengan SPSS taraf kepercayaan 95%. HasilPengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke-1, 4 dan 12 menggunakan Gluco-DR. Kadar glukosa darah diuji dengan SPSS taraf kepercayaan 95%. Hasil
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Naketuka berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pemilihan produk kosmetik yang amanKegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Naketuka berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pemilihan produk kosmetik yang aman