SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER
Jurnal Ilmiah Manajemen dan AkuntansiJurnal Ilmiah Manajemen dan AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai bagian medis di UPT Puskesmas Rembang 1. Ada 3 faktor yang di analisis diantaranya adalah kompetensi kerja, beban kerja, dan motivasi kerja sebagai variabel independen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 71 pegawai bagian medis. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 71 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,701 sebagaimana variabilitas variabel dependen yaitu kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel independen yang meliputi kompetensi kerja, beban kerja, dan motivasi kerja sebesar 70,1% sedangkan 29,9% dijelaskan oleh variasi variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai bagian medis, beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai bagian medis, motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai bagian medis.
Kompetensi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai medis di UPT Puskesmas Rembang 1.Beban kerja juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai medis.Motivasi kerja turut berkontribusi secara positif signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai medis di UPT Puskesmas Rembang 1.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pengembangan karier terhadap kinerja pegawai medis di Puskesmas, mengingat faktor-faktor seperti pelatihan dan promosi mungkin menjadi pendorong tambahan di luar kompetensi, beban, dan motivasi yang telah dianalisis. Kedua, penting untuk mengkaji peran keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dalam konteks beban kerja yang tinggi, apakah pegawai yang memiliki waktu cukup untuk keluarga dan istirahat justru menunjukkan kinerja lebih baik meskipun beban kerja besar. Ketiga, perlu dikaji bagaimana kepemimpinan kepala Puskesmas memengaruhi ketiga faktor utama—kompetensi, beban, dan motivasi—karena gaya kepemimpinan dapat menjadi penghubung antara kebijakan manajemen dan kinerja lapangan. Penelitian lanjutan dapat menguji apakah gaya kepemimpinan transaksional atau transformasional lebih efektif dalam meningkatkan kinerja tenaga medis. Selain itu, perlu dievaluasi program motivasi non-finansial seperti penghargaan bulanan atau umpan balik berkala, karena motivasi kerja tidak selalu ditentukan oleh insentif materiil. Penelitian juga bisa mengeksplorasi apakah pengaruh variabel-variabel ini berbeda antara tenaga medis berpengalaman dan yang baru bekerja. Dengan memahami interaksi antara faktor organisasional dan individu secara lebih mendalam, kebijakan manajemen SDM di Puskesmas bisa dirancang lebih tepat sasaran. Penelitian ke depan sebaiknya melibatkan data kualitatif dari wawancara mendalam dengan pegawai dan atasan untuk melengkapi temuan kuantitatif. Pendekatan campuran (mixed methods) akan memberikan gambaran lebih utuh tentang dinamika kinerja di lapangan. Semua ini penting untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan primer yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- Pengaruh kompetensi, lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada Puskesmas Kecamatan... e-journal.upr.ac.id/index.php/jem/article/view/2664Pengaruh kompetensi lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada Puskesmas Kecamatan e journal upr ac index php jem article view 2664
- PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UPTD PUSKESMAS PURBOLINGGO... fe.ummetro.ac.id/ejournal/index.php/JM/article/view/442PENGARUH KOMPETENSI MOTIVASI DAN BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UPTD PUSKESMAS PURBOLINGGO fe ummetro ac ejournal index php JM article view 442
- Pengaruh Motivasi, Budaya Organisasi, Disiplin dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai UPT Puskesmas... doi.org/10.54371/jiip.v6i5.2061Pengaruh Motivasi Budaya Organisasi Disiplin dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai UPT Puskesmas doi 10 54371 jiip v6i5 2061
| File size | 438.6 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa semua variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat. Dengan nilai konstanta (α) adalah 1,240Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa semua variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat. Dengan nilai konstanta (α) adalah 1,240
LAAROIBALAAROIBA 000 < 0,05 variabel Motivasi (X2) sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X2) secara000 < 0,05 variabel Motivasi (X2) sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X2) secara
LAAROIBALAAROIBA Dengan meningkatnya minat pembelian dan konsumsi hidangan Chinese juga mempengaruhi pertumbuhan restoran terutama restoran Chinese dengan adanya persainganDengan meningkatnya minat pembelian dan konsumsi hidangan Chinese juga mempengaruhi pertumbuhan restoran terutama restoran Chinese dengan adanya persaingan
LAAROIBALAAROIBA Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh (total sampling) yang menghasilkan 190 data observasi dariMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh (total sampling) yang menghasilkan 190 data observasi dari
ARITEKINARITEKIN Secara keseluruhan, manajemen sumber daya manusia dalam proyek konstruksi di Kota Malang dianggap cukup baik. Studi ini menegaskan bahwa kepemimpinan danSecara keseluruhan, manajemen sumber daya manusia dalam proyek konstruksi di Kota Malang dianggap cukup baik. Studi ini menegaskan bahwa kepemimpinan dan
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Namun, variabel pertumbuhan ekonomi dan upah minimum memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan ketimpangan distribusi pendapatan. Temuan ini konsistenNamun, variabel pertumbuhan ekonomi dan upah minimum memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan ketimpangan distribusi pendapatan. Temuan ini konsisten
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Total responden yang di analisis adalah 986. Variabel yang digunakan yaitu variabel dependen yakni tingkatan PMPM dan variabel independen yaitu kelompokTotal responden yang di analisis adalah 986. Variabel yang digunakan yaitu variabel dependen yakni tingkatan PMPM dan variabel independen yaitu kelompok
STIAMISTIAMI Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif di mana dalam penelitian ini terdapat 3 variabel yaitu variabel independen yaitu InsentifMetode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif di mana dalam penelitian ini terdapat 3 variabel yaitu variabel independen yaitu Insentif
Useful /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa penerapan tax planning secara sistematis dapat menekan lonjakan PPN terutang dan meningkatkan kepatuhan formalHasil utama penelitian menunjukkan bahwa penerapan tax planning secara sistematis dapat menekan lonjakan PPN terutang dan meningkatkan kepatuhan formal
DINASTIREVDINASTIREV Dalam hal menyatakan tentang adanya perbuatan notaris yang melanggar kode etik jabatannya, harus dilakukan terlebih dahulu sistem pembuktian melalui pencarianDalam hal menyatakan tentang adanya perbuatan notaris yang melanggar kode etik jabatannya, harus dilakukan terlebih dahulu sistem pembuktian melalui pencarian
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menyimpulkan bahwa aturan larangan impor pakaian bekas belum efektif menjadi mekanisme kontrol sosial masyarakat di Kota Tanjung Balai.Penelitian ini menyimpulkan bahwa aturan larangan impor pakaian bekas belum efektif menjadi mekanisme kontrol sosial masyarakat di Kota Tanjung Balai.
STIAMISTIAMI Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Institut STIAMI Kampus BekasiPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Institut STIAMI Kampus Bekasi