UNIPMAUNIPMA

D'edukasi: Jurnal Pengabdian MasyarakatD'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Mata pelajaran sejarah hingga saat ini dianggap kurang menyenangkan. Salah satu penyebabnya guru belum banyak menampilkan kreasi mengelola pembelajaran yang berdampak pada siswa. Hal ini mengindikasikan belum optimalnya kreativitas mendesain pengajaran sejarah yang berkesan. Pada saat mengajar dominan menampilkan metode lama yakni ceramah bervariasi dan media belum kekinian seperti power point atau peta kertas. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan cara mengajar dengan menggunakan inovasi model pembelajaran berbantuan teknologi bersifat aplikatif. Metode pendampingan dengan pendekatan pemberian pengetahuan dan layanan asuh melalui sistem amatan ketika guru mengajar. Lokasi di kelas sejarah program studi pendidikan profesi guru Universitas PGRI Madiun. Hasilnya menunjukkan ada perubahan terhadap keterampilan mengajar menjadi makin inovasi. Dari sepuluh guru sejarah yang menjadi mitra sebanyak sembilan orang menerapkan inovasi model pembelajaran berbasis masalah dan discovery learning. Kemudian sebanyak lima orang juga telah memadukan aspek TPACK pada implementasi media canva maupun wakelet. Pada saat mengajar media ini mengintegrasikan materi sejarah melalui model pembelajaran. Perubahan cara mengajar tersebut direspons positif siswa dengan selalu aktif dan bersemangat selama kelas sejarah.

Pendampingan ini memberikan dampak positif bagi guru sejarah dalam meningkatkan keterampilan mengajar berdasarkan relevansi pembelajaran terkini.Pemberian pengetahuan mengenai karakteristik pendekatan model serta media ajar berbasis TPACK makin menumbuhkan kreativitas guru sejarah pada saat mengajar.Pada kategori model pembelajaran mencapai 80% menerapkan inovasi pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran menemukan pengetahuan baru dengan pendekatan saintifik.Bahkan, ada yang mengolaborasikan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.Begitu pun dengan kategori media pembelajaran meskipun tidak semua guru menampilkan muatan teknologi, namun sudah mencapai 50% menampilkan inovasi digital selama pengajaran sejarah.Tindak lanjut dari kegiatan ini tetap konsisten mengimplementasikan mengajar dengan gagasan inovasi berbasis keaktifan serta perlu keberanian menciptakan digitalisasi media dalam pengajaran sejarah.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan teknologi TPACK pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah. Selain itu, studi lebih dalam tentang kolaborasi antara model pembelajaran berbasis masalah dan teknologi interaktif seperti augmented reality bisa menjadi arah penelitian. Terakhir, penelitian juga perlu mengevaluasi efektivitas pendampingan guru dalam meningkatkan keterampilan mengajar berbasis kompetensi pedagogik dan teknologi secara berkelanjutan.

  1. PENDAMPINGAN KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 1 DALAM LINGKUP SEKOLAH DI DAERAH 3T | MERPATI. pendampingan kampus... doi.org/10.36618/merpati.v3i1.1520PENDAMPINGAN KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 1 DALAM LINGKUP SEKOLAH DI DAERAH 3T MERPATI pendampingan kampus doi 10 36618 merpati v3i1 1520
  2. Kompetensi Seorang Guru dalam Mengajar | Journal on Education. kompetensi guru mengajar journal education... doi.org/10.31004/joe.v5i2.1021Kompetensi Seorang Guru dalam Mengajar Journal on Education kompetensi guru mengajar journal education doi 10 31004 joe v5i2 1021
  3. SOSIALISASI PERAN ORANG TUA DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PADA KELOMPOK BELAJAR HARAPAN BUNDA... e-journal.unipma.ac.id/index.php/dedukasi/article/view/20285SOSIALISASI PERAN ORANG TUA DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PADA KELOMPOK BELAJAR HARAPAN BUNDA e journal unipma ac index php dedukasi article view 20285
Read online
File size214.78 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test