UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk memahami studi kasus anxiety (kecemasan) yang berlebihan pada mahasiswa yang dipicu oleh tekanan akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali pengalaman mahasiswa yang menjalani perannya sebagai mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, mengungkap faktor-faktor yang berkontribusi pada anxiety dan strategi koping yang mereka gunakan. Hasil menunjukkan bahwa anxiety pada mahasiswa dipengaruhi oleh faktor kognitif, lingkungan, proses belajar, usia dan jenis kelamin, serta mekanisme koping. Tekanan akademik yang berlebihan, distorsi kognitif, pengalaman traumatis, kurangnya dukungan sosial, serta kesulitan beradaptasi di lingkungan kampus menjadi faktor pemicu utama terjadinya kecemasan berlebih. Mahasiswa yang diteliti menerapkan strategi koping yang beragam, mulai dari diskusi dengan teman hingga mencari hiburan melalui membaca dan menonton. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang anxiety pada mahasiswa pekerja dan menekankan perlunya perhatian terhadap kesejahteraan mental mereka.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan berlebih pada mahasiswa dipengaruhi oleh faktor kognitif, lingkungan, proses belajar, usia dan jenis kelamin, dan juga mekanisme koping.Faktor kognitif, seperti distorsi kognitif dan perhatian selektif terhadap ancaman, meningkatkan kecemasan, terutama saat menghadapi tekanan akademik.Lingkungan kampus yang menuntut beradaptasi dengan cepat, serta riwayat pengalaman buruk di masa lalu, seperti bullying, turut memperparah kecemasan.Seseorang di masa transisi kehidupan menunjukkan kerentanan sensitivitas emosional yang lebih tinggi, terutama pada wanita.Mekanisme koping yang tidak efektif juga dapat memperburuk keadaan, meskipun beberapa mahasiswa berusaha mencari solusi melalui diskusi dengan teman atau dukungan dari keluarga.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami strategi koping yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada mahasiswa. Penelitian ini dapat fokus pada intervensi dan pelatihan keterampilan koping adaptif, seperti regulasi emosi dan pemecahan masalah, untuk membantu mahasiswa mengelola kecemasan mereka dengan lebih baik. Kedua, penting untuk menyelidiki faktor-faktor lingkungan kampus yang dapat memengaruhi kecemasan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana desain kampus, budaya kampus, dan kebijakan kampus dapat mempengaruhi kesejahteraan mental mahasiswa. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami peran gender dalam kecemasan mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki perbedaan sensitivitas emosional antara mahasiswa pria dan wanita, serta strategi koping yang berbeda yang mereka gunakan untuk mengatasi kecemasan.

  1. ANALISIS TUGAS PERKEMBANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO | Jurnal... journal.unesa.ac.id/index.php/jbk/article/view/1787ANALISIS TUGAS PERKEMBANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Jurnal journal unesa ac index php jbk article view 1787
  2. Dinamika Quarter Life Crisis pada Masa Dewasa Awal | Psycho Aksara : Jurnal Psikologi. dinamika quarter... ojs.unublitar.ac.id/index.php/pyschoaksara/article/view/1706Dinamika Quarter Life Crisis pada Masa Dewasa Awal Psycho Aksara Jurnal Psikologi dinamika quarter ojs unublitar ac index php pyschoaksara article view 1706
  3. Creative Efficacy Toolbox: Introducing a Professional Development Model for Creatives - College Music... Doi.Org/10.18177/Sym.2020.61.1.Sr.11518Creative Efficacy Toolbox Introducing a Professional Development Model for Creatives College Music Doi Org 10 18177 Sym 2020 61 1 Sr 11518
Read online
File size276.63 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test