169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Pola hidup masyarakat merupakan hasil pemikiran leluhur untuk kehidupan masyarakat yang akan datang. Pola hidup ini disepakati oleh masyarakat tertentu sebagai pegangan hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya. Pola hidup pada masyarakat Sunda diwariskan dari karuhun atau leluhur kepada keturunannya melalui tradisi lisan. Hal ini dimaksudkan untuk dapat mempermudah proses pewarisannya. Tradisi lisan yang ditemukan dalam pola hidup masyarakat kampung Sarkanjut salah satunya adalah pacaduan. Pacaduan atau larangan dalam kehidupan masyarakat Sarkanjut terdiri dari cadu beunghar dan cadu nyinghareup kaler, dari kedua pacaduan tersebut tentunya memiliki pesan mendalam yang ingin disampaikan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan intensitas dari teori representasi, pendekatan ini dimaksudkan agar dapat ditemukan alasan-alasan mengapa hadirnya cadu beunghar dan cadu nyinghareup kaler pada masyarakat Sarkanjut. Penelitian ini diharapkan dapat memahami konvensi atau aturan yang disebutkan dalam pacaduan hingga dapat dipahami secara logis dan dapat dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat Sarkanjut saat ini.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pancaduan dalam kehidupan masyarakat Sarkanjut, khususnya cadu beunghar dan cadu nyinghareup ka kaler, memiliki akar dalam pengalaman traumatis dan kearifan lokal.Cadu beunghar tidak sekadar melarang kekayaan, melainkan menekankan pentingnya sikap berbagi dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.Sementara itu, cadu nyinghareup ka kaler mencerminkan penolakan terhadap eksploitasi dan perlakuan tidak adil di masa lalu.Dengan memahami pesan-pesan tersembunyi dalam pancaduan ini, masyarakat Sarkanjut dapat melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga harmoni sosial.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana pancaduan memengaruhi praktik ekonomi dan sosial masyarakat Sarkanjut saat ini, misalnya melalui studi kasus tentang pengelolaan sumber daya alam atau sistem gotong royong. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana pancaduan berinteraksi dengan nilai-nilai agama dan norma hukum modern, serta bagaimana hal ini memengaruhi pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada upaya pelestarian pancaduan sebagai warisan budaya yang unik, termasuk melalui pendidikan formal dan informal, serta pengembangan potensi pariwisata budaya yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika budaya masyarakat Sarkanjut dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Read online
File size1.41 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test