LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Sungai Balangan merupakan anak sungai Negara yang salah satu percabangannya terletak dekat dengan pusat Kota Amuntai. Pada saat musim hujan, kota Amuntai sering mengalami banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Balangan pada ruas-ruas tertentu. Diperlukan studi untuk mengetahui kapasitas sungai dan banjir rancangan yang dapat ditampung oleh Sungai Balangan. Pengukuran langsung menggunakan perangkat Echo Sounding dilakukan untuk mengukur penampang sungai. Analisis banjir rancangan dilakukan dengan menggunakan metode Haspers meliputi pengolahan data hujan, penentuan variabel yang diperlukan, serta penghitungan debit banjir rancangan untuk kala ulang terpilih. Hasil analisis menunjukkan perbedaan besar antara debit terukur sesaat dengan metode Haspers tanpa koreksi, karena debit terukur sesaat bukan merupakan debit rancangan. Metode Haspers tanpa koreksi tidak dapat ditampung oleh kapasitas sungai, namun metode Haspers dengan koreksi masih dapat menampung debit banjir.

Metode Haspers terbukti masih dapat diandalkan untuk menghitung debit banjir rancangan, meskipun hasilnya berbeda jika tidak dikoreksi.Sungai Balangan hanya mampu menampung debit banjir rancangan hingga kala ulang 10 tahun jika menggunakan metode Haspers tanpa koreksi, namun kapasitasnya mencukupi saat metode dikoreksi.Diperlukan penelitian lanjutan dengan metode empirik berbeda dan pengumpulan data primer yang lebih komprehensif untuk meningkatkan akurasi analisis debit banjir.

Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk menganalisis akurasi berbagai metode empirik selain Haspers, seperti metode Der Weduwen dan Melchior, dalam memprediksi debit banjir di Sungai Balangan, guna menentukan metode yang paling sesuai dengan karakteristik DAS setempat. Kedua, diperlukan penelitian yang fokus pada pengembangan model prediksi banjir berbasis data hujan otomatis dan pemantauan muka air secara real-time di berbagai ruas Sungai Balangan, sehingga dapat menghasilkan data dinamis yang lebih representatif terhadap kondisi aktual. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian mengenai pengaruh morfologi dan perubahan alur sungai terhadap kapasitas tampungan, termasuk analisis sedimentasi dan erosi di sepanjang sungai, untuk memahami faktor fisik yang memengaruhi perubahan kapasitas sungai dari waktu ke waktu. Ketiga pendekatan ini dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat dalam perencanaan pengendalian banjir yang berkelanjutan di wilayah Amuntai.

Read online
File size360.2 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test