JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthLatar belakang: Gastroenteritis adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk tinja dengan buang air besar berlebihan (lebih dari 3 kali dalam sehari) yang menyebabkan dehidrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi madu terhadap penurunan frekuensi buang air besar pada anak usia 1-4 tahun dengan diare. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui WOD (wawancara, observasi, dan dokumentasi), yaitu wawancara dengan keluarga pasien, observasi pemeriksaan fisik pasien dari kepala hingga ekstremitas, serta studi dokumentasi berupa catatan rekam medis, hasil pemeriksaan diagnostik, dan data relevan lainnya. Hasil: Peradangan yang terjadi di lambung, usus halus, dan usus besar akibat infeksi makanan yang mengandung bakteri atau virus menyebabkan gejala diare dengan frekuensi tinggi dan konsistensi cair. Pemberian cairan oralit (ORS) dengan madu dapat digunakan sebagai terapi diare. Madu memiliki sifat antibakteri dan prebiotik yang mampu mengatasi diare dengan meminimalkan patogen dan mempercepat pemulihan. Madu juga mampu menghambat 60 spesies bakteri, jamur, dan virus penyebab diare karena mengandung berbagai zat seperti karbohidrat, protein, mineral, vitamin B kompleks, dan vitamin C. Kesimpulan: Beberapa manfaat vitamin C dalam madu antara lain bersifat antiinflamasi, antibakteri, antivirus, dan antioksidan yang berguna untuk mengatasi bakteri dan virus penyebab diare, serta pemberian madu pada anak dengan diare dapat mengurangi frekuensi diare.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi madu memberikan dampak positif terhadap penurunan frekuensi diare pada anak dengan gastroenteritis dan hipovolemia.Intervensi keperawatan yang diberikan, termasuk pemberian campuran madu murni 10 cc dengan air mineral hangat 50 cc tiga kali sehari, membantu memperbaiki status hidrasi dan mempercepat pemulihan.Masalah hipovolemia dan diare pada kedua kasus partially resolved setelah tindakan keperawatan selama tiga hari.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dosis berbeda dari madu terhadap penurunan frekuensi diare pada anak usia 1-4 tahun, apakah dosis 5 ml, 10 ml, atau 15 ml tiga kali sehari memberikan hasil yang bermakna secara klinis. Selain itu, perlu dikaji pula perbandingan efektivitas antara terapi madu dengan oralit (ORS) standar terhadap waktu pemulihan dan tingkat rehidrasi pasien anak. Penelitian juga sebaiknya menguji pengaruh kombinasi madu dengan modifikasi diet (seperti penggunaan susu bebas laktosa) pada anak dengan intoleransi laktosa pasca diare, mengingat banyak kasus diare berhubungan dengan perubahan pola makan dan sensitivitas makanan.
- NURSING CARE FOR PEDIATRIC GASTROENTERITIS PATIENTS WITH NURSING PROBLEMS OF HYPOVOLEMIA USING HONEY... doi.org/10.30994/jqwh.v6i1.189NURSING CARE FOR PEDIATRIC GASTROENTERITIS PATIENTS WITH NURSING PROBLEMS OF HYPOVOLEMIA USING HONEY doi 10 30994 jqwh v6i1 189
- GAMBARAN PENGGUNAAN TERAPI GEA (GASTROENTERITIS ) PADA PASIEN ANAK DI RSUD BATARA SIANG PANGKEP SULSEL... doi.org/10.33759/jrki.v3i3.137GAMBARAN PENGGUNAAN TERAPI GEA GASTROENTERITIS PADA PASIEN ANAK DI RSUD BATARA SIANG PANGKEP SULSEL doi 10 33759 jrki v3i3 137
| File size | 153.86 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimental dengan desain penelitian one grup pretest posttest dan sampel dalamDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimental dengan desain penelitian one grup pretest posttest dan sampel dalam
JQWHJQWH Latar belakang: Postpartum blues memengaruhi banyak ibu di Asia dengan tingkat kejadian yang bervariasi di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuanLatar belakang: Postpartum blues memengaruhi banyak ibu di Asia dengan tingkat kejadian yang bervariasi di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan
JQWHJQWH Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa perempuan di SMP Islam Amanah Ummah Mojolaban dengan total sampel 21 orang yang mengalami dismenore. Hasil:Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa perempuan di SMP Islam Amanah Ummah Mojolaban dengan total sampel 21 orang yang mengalami dismenore. Hasil:
JQWHJQWH Variabel independen adalah yoga prenatal, sedangkan variabel dependen adalah ketidaknyamanan ibu hamil. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas,Variabel independen adalah yoga prenatal, sedangkan variabel dependen adalah ketidaknyamanan ibu hamil. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas,
JQWHJQWH It was a correlational descriptive study using a cross sectional approach. Respondents in this study were mothers who had stunted toddlers in Kepuh Village,It was a correlational descriptive study using a cross sectional approach. Respondents in this study were mothers who had stunted toddlers in Kepuh Village,
JQWHJQWH Tujuan penelitian ini adalah mengukur efektivitas metode drill and practice terhadap perilaku higiene pribadi menstruasi pada remaja dengan disabilitasTujuan penelitian ini adalah mengukur efektivitas metode drill and practice terhadap perilaku higiene pribadi menstruasi pada remaja dengan disabilitas
JQWHJQWH This highlights the need for attention to the side effects of implant contraception. The findings support the theory that prolonged hypermenorrhea canThis highlights the need for attention to the side effects of implant contraception. The findings support the theory that prolonged hypermenorrhea can
JQWHJQWH Intervensi non-farmakologis ini dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan pada kasus hipertermia. Terapi ini memberikan kontribusi signifikanIntervensi non-farmakologis ini dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan pada kasus hipertermia. Terapi ini memberikan kontribusi signifikan
Useful /
UNJUNJ Meskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya penanggulangan, seperti pembangunan kanal dan normalisasi sungai, masalah banjirMeskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya penanggulangan, seperti pembangunan kanal dan normalisasi sungai, masalah banjir
UPBUPB Penelitian ini menyarankan perbaikan regulasi perlindungan data dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung proses transformasi digitalPenelitian ini menyarankan perbaikan regulasi perlindungan data dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung proses transformasi digital
LMULMU Faktor-faktor utama yang memengaruhi tingkat erosi adalah kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, dan intensitas curah hujan. Perbedaan dalamFaktor-faktor utama yang memengaruhi tingkat erosi adalah kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, dan intensitas curah hujan. Perbedaan dalam
JQWHJQWH Fraktur adalah kerusakan atau gangguan kontinuitas jaringan tulang akibat tekanan eksternal yang melebihi kemampuan tulang menyerapnya. Metode: PenelitianFraktur adalah kerusakan atau gangguan kontinuitas jaringan tulang akibat tekanan eksternal yang melebihi kemampuan tulang menyerapnya. Metode: Penelitian