JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Latar belakang: Skabies merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabiei yang dapat membuat terowongan di kulit dan menimbulkan rasa gatal. Penularan skabies dapat terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku higiene personal dan perilaku kebersihan lingkungan terhadap kejadian skabies pada remaja di Yayasan Sunan Kalijaga Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dengan teknik Simple Random Sampling, diperoleh sampel sebanyak 70 responden. Variabel independen higiene personal dan kebersihan lingkungan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan variabel dependen kejadian skabies diukur menggunakan lembar observasi. Uji statistik Chi-Square digunakan untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dari 70 responden memiliki higiene personal cukup, yaitu 33 responden (45,7%), mayoritas memiliki kebersihan lingkungan cukup, yaitu 44 responden (62,9%), dan mayoritas responden tidak mengalami gejala skabies, yaitu sebanyak 49 responden (70%). Analisis: Uji statistik dengan Chi-Square menunjukkan p = 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat hubungan antara higiene personal dan kebersihan lingkungan terhadap kejadian skabies di Yayasan Sunan Kalijaga, Malang. Kesimpulan: Higiene personal dan kebersihan lingkungan harus diterapkan secara baik untuk mengurangi risiko tertular penyakit, karena jika kebersihan personal dan lingkungan baik, maka tingkat kesehatan di lingkungan juga akan meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian di Yayasan Sunan Kalijaga Malang terhadap 70 responden, mayoritas remaja memiliki higiene personal dan kebersihan lingkungan dalam kategori cukup, serta sebagian besar tidak mengalami gejala skabies.Uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara higiene personal dan kebersihan lingkungan terhadap kejadian skabies.Variabel higiene personal merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian skabies dengan kontribusi sebesar 22,6%.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor sosial budaya, seperti kebiasaan berbagi pakaian dan alat tidur, yang mungkin mempercepat penyebaran skabies di lingkungan pondok pesantren. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi higiene secara berkala terhadap perubahan perilaku higiene personal dan dampaknya terhadap penurunan kasus skabies dalam jangka panjang. Ketiga, diperlukan studi yang mengkaji kondisi fisik lingkungan seperti ventilasi ruangan, kelembapan, dan kepadatan penghuni kamar terhadap risiko penularan skabies, agar intervensi perbaikan fasilitas dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang aspek perilaku, edukasi, dan lingkungan fisik yang saling berinteraksi dalam penyebaran skabies. Dengan demikian, strategi pencegahan yang komprehensif dapat dikembangkan bukan hanya berdasarkan kebersihan individu, tetapi juga konteks sosial dan struktural tempat tinggal remaja. Pendekatan multidimensi ini akan membantu pihak pengelola pondok pesantren dalam merancang kebijakan kesehatan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian tersebut dapat menjadi dasar pelatihan kader kesehatan remaja di lingkungan sejenis. Dengan melibatkan remaja sebagai agen perubahan, diharapkan terbentuk budaya hidup bersih yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan sebaiknya dirancang secara longitudinal dan partisipatif agar dampaknya lebih nyata dan dapat diukur secara sistematis.

  1. PERSONAL HYGIENE RELATIONSHIP AND ENVIRONMENTAL CLEANLINESS ON THE INCIDENCE OF SCABIES AT YAYASAN SUNAN... doi.org/10.30994/jqwh.v7i1.242PERSONAL HYGIENE RELATIONSHIP AND ENVIRONMENTAL CLEANLINESS ON THE INCIDENCE OF SCABIES AT YAYASAN SUNAN doi 10 30994 jqwh v7i1 242
Read online
File size198.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test