STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH

KebKeb

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup di masa depan. Salah satu faktor penting dalam pencegahan stunting adalah tingkat pengetahuan orang tua. Edukasi keperawatan merupakan upaya promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pemahaman orang tua terkait pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen rancangan one group pre-test and post-test. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Kelurahan Putat Jaya pada bulan Oktober 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang tua yang memiliki anak balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan orang tua. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi keperawatan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (60%). Setelah diberikan edukasi keperawatan, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan dengan sebagian besar responden berada pada kategori baik (66,7%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan edukasi keperawatan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan orang tua. Simpulan penelitian ini adalah edukasi keperawatan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua dan dapat dijadikan sebagai intervensi efektif dalam upaya pencegahan stunting pada anak balita.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua sebelum diberikan edukasi keperawatan sebagian besar kurang.Edukasi keperawatan secara signifikan meningkatkan pengetahuan orang tua, dengan sebagian besar responden mencapai kategori baik setelah intervensi.Hasil uji statistik menegaskan bahwa edukasi keperawatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan orang tua dalam pencegahan stunting pada anak balita, sehingga dapat menjadi intervensi efektif dalam upaya promotif dan preventif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh edukasi keperawatan terhadap perilaku orang tua dalam menerapkan praktik pencegahan stunting di rumah, seperti pola pemberian makan dan pemantauan pertumbuhan anak. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai metode edukasi keperawatan, misalnya melalui pendekatan kelompok, konseling individu, atau pemanfaatan media digital, untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku orang tua. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman orang tua terkait stunting, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi edukasi keperawatan dalam konteks budaya dan sosial masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas intervensi keperawatan dalam pencegahan stunting dan memberikan dasar bagi pengembangan program-program kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size241.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test