JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Film makanan adalah alternatif penggunaan produk polimer sintetis karena tidak beracun, dapat terurai secara alami, meningkatkan keamanan makanan, dan memperpanjang masa simpan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek penambahan ekstrak daun moringa pada aktivitas antioksidan film makanan CMC/chitosan. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, tahap pertama adalah mengekstraksi daun moringa menggunakan etanol, dan tahap kedua adalah membuat film makanan CMC/chitosan dengan penambahan variasi ekstrak daun moringa (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%). Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa film makanan dengan variasi terbaik adalah EE dengan nilai IC50 sebesar 4,45 ppm yang dikategorikan sangat kuat dan sifat fisik seperti penyerapan, kelarutan, dan transmisi uap air adalah 72,19%, 92,04%, dan 6,21 g/m2h.

Film makanan CMC/Chitosan dengan variasi penambahan 2% ekstrak daun moringa menghasilkan film makanan yang memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC50 sebesar 4,45 ppm yang dikategorikan sebagai antioksidan kuat.Hasil uji penyerapan air, kelarutan, dan laju transmisi uap air adalah 72,19%, 92,04%, dan 6,21 (g/m2.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek penambahan ekstrak daun moringa pada aktivitas antioksidan film makanan CMC/chitosan dengan variasi konsentrasi yang lebih luas. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan film makanan ini sebagai bahan pengemas makanan yang lebih ramah lingkungan dan dapat terurai secara alami. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi film makanan CMC/chitosan dengan penambahan ekstrak daun moringa, sehingga dapat meningkatkan sifat fisik dan mekanis film makanan, serta memperpanjang masa simpan makanan yang dikemas.

Read online
File size251.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test